Tak Terima Ditegur Pemotor, Pengendara Mobil Aniaya Dua Wanita di Mojokerto

Tiga orang pria keluar dari mobil dan mengeroyok dua perempuan yang menegurnya. Bahkan pengendara mobil menantang korban untuk melapor ke polisi.

03 Jun 2025 - 14:03
Tak Terima Ditegur Pemotor, Pengendara Mobil Aniaya Dua Wanita di Mojokerto
Tangkapan layar laki-laki yang diduga pengendara mobil arogan mengacungkan jari tengahnya kepada korban. (Foto: Istimewa)

MOJOKERTO, SJPAksi arogan pengendara mobil terjadi di Jalan Desa Kesiman, Kecamatan Trawas, Kabupaten Mojokerto pada Sabtu (30/5/2025) sore. 

Pengendara mobil tega menghajar seorang perempuan hanya karena tak terima ditegur lantaran pelaku saat mengendarai mobil dianggap membahayakan pengguna jalan lain. 

Korban yaitu Rani (22), warga Desa Lomaer, Kecamatan Blega, Kabupaten Bangkalan. Saat itu, Rani bersama temannya hendak berlibur ke Wisata Jolotundo mengendarai sepeda motor.

Namun, karena tidak paham rute, akhirnya mereka tersesat. Saat kembali ke rute tujuan, tiba-tiba dari gang kecil muncul sebuah mobil yang menyelonong begitu saja tanpa melihat kondisi lalu lintas. 

Sontak, Rani dan teman yang diboncengnya mengerem mendadak dan hampir menabrak kendaraan motor Honda Scoopy di depannya yang juga ikut kaget atas kemunculan mobil itu. 

Karena kaget, sontak teman Rani mengumpat dan menegur pengendara mobil tersebut karena dianggap telah membahayakan pengendara lain.

Alih-alih merasa bersalah dan meminta maaf, pengendara mobil itu justru mengejar dan meminta Rani berhenti sambil teriak dengan menggunakan kata-kata kotor. 

Hingga akhirnya Rani dan temannya berhenti karena takut ribut di jalan raya. "Kita diteriaki dan dipaksa untuk berhenti. Kami berhenti karena tidak enak ribut di tengah jalan," kata Rani. 

Saat Rani dan temannya berhenti, terjadilah adu mulut. Tiba-tiba ada seorang ibu-ibu keluar dari mobil dan mendorong Rani dan temannya hingga tersungkur.

Saat mereka hendak membela diri, tiga orang pria tiba-tiba keluar dari dalam mobil dan langsung mengeroyok Rani dan beserta temannya.

"Saat itu saya menggunakan helm. Helmnya ditarik oleh salah satu laki-laki dan kemudian helmnya dibanting hingga pecah, rambut dijambak," kata Rani. 

Belum cukup puas, dua orang pria itu memegang tangan korban. Sementara satu pria lainnya menghajar korban. Pria itu menendang dan memukul kepala korban.

Karena kalah tenaga dan kalah jumlah, korban pun tidak bisa berkutik. Bagaimana tidak, kedua tangan mereka dipegang erat oleh pelaku dan rambut mereka terus dijambak. 

Tidak hanya itu, ibu-ibu yang berada di dalam mobil tersebut dengan lantang menantang korban untuk melaporkan kejadian ini ke polisi. Sifat angkuh yang diperlihatkan itu seolah dirinya kebal hukum. 

"Hingga akhirnya kami laporkan ke Polsek Trawas pada Minggu 1 Juni 2025," tandasnya.

Menurut informasi dari korban, pengendara arogan tersebut mengendarai mobil Wuling Confero dengan nomor polisi (nopol) L 1208 PX berwarna merah metalik. 

Kapolsek Trawas, Iptu Sugeng Prajitno, membenarkan adanya laporan tersebut. Laporan diterima pada 1 Juni 2025 dengan nomor tanda terima STTLPM/30/Vi/2025/UNITRESKRIM/SPKT POLSEK TRAWAS/POLRES MOJOKERTO/POLDAJATIM.

"Terlapor masih kami buru, dalam lidik," kata Iptu Sugeng, Selasa (3/6/2025). 

Polisi menyebut, sejumlah berkas hasil visum dan rekaman video juga telah dikantongi polisi. Polsek Trawas memastikan akan mengatensi kasus tersebut. 

"Kita penyelidikan. Semoga secepatnya bisa kita amankan, kita proses," pungkasnya. (*) 

Editor: Ali Wafa

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow