Imbas Anjloknya KA Argo Bromo Anggrek, 3.800 Lebih Tiket di Daop 8 Surabaya Dibatalkan

Ribuan tiket kereta api di wilayah Daop 8 Surabaya dibatalkan menyusul anjloknya KA Argo Bromo Anggrek di Subang. PT KAI merespons dengan skema refund 100% bagi penumpang terdampak yang batal berangkat 1–3 Agustus 2025.

05 Aug 2025 - 23:57
Imbas Anjloknya KA Argo Bromo Anggrek, 3.800 Lebih Tiket di Daop 8 Surabaya Dibatalkan
Suasana di Stasiun Surabaya Gubeng (Foto: Beritasatu.com/SJP)

SURABAYA, SJP – Ribuan rencana perjalanan terpaksa kandas di tengah jalan. Sedikitnya 3.832 penumpang kereta api dari wilayah Daop 8 Surabaya membatalkan tiket mereka, menyusul gangguan serius pasca anjloknya KA Argo Bromo Anggrek di Subang, Jawa Barat, Jumat (1/8/2025).

Insiden tersebut tak hanya melumpuhkan jalur lintas utara Pulau Jawa, tetapi juga menciptakan efek domino yang terasa hingga Jawa Timur. Keterlambatan dan perubahan rute membuat penumpang kehilangan kepastian, memicu gelombang pembatalan secara massal.

Pihak PT Kereta Api Indonesia (Persero) langsung merespons cepat. Jalur komunikasi dibuka lebar—mulai dari Call Center 121, aplikasi Access by KAI, hingga layanan VoIP—demi memfasilitasi pembatalan tiket tanpa perlu repot datang ke stasiun.

Langkah ini diiringi dengan refund 100% bagi pelanggan terdampak, khususnya yang memiliki tiket keberangkatan 1–3 Agustus 2025. Ketentuan berlaku bagi mereka yang mengalami keterlambatan lebih dari satu jam, tidak bisa melanjutkan perjalanan, menolak rute pengganti, atau menolak moda transportasi alternatif.

Ketentuan pengembalian bea:

  • Nilai refund penuh (tidak termasuk bea pemesanan)

  • Berlaku untuk tiket tanggal 1–3 Agustus

  • Proses via transfer atau tunai di loket

  • Pengajuan maksimal dalam waktu 7 hari (7x24 jam) sejak jadwal keberangkatan

Untuk proses refund, pelanggan perlu menyiapkan dokumen seperti kode booking, NIK, nomor rekening, kontak aktif, dan email.

Meski situasi sudah mulai terkendali, efek dari kejadian ini menjadi pengingat serius bahwa kenyamanan transportasi massal sangat bergantung pada keandalan sistem di setiap jalur. PT KAI kini tengah mengevaluasi secara menyeluruh agar insiden serupa tidak kembali terjadi. (*)

Editor : Rizqi Ardian
Sumber: 
Beritasatu

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow