Hari Pertama Kerja, Wali Kota Mojokerto Minta ASN Langsung Layani Warga

Momentum ini dimanfaatkan untuk memperkuat konsolidasi internal serta mengakselerasi program kerja di berbagai sektor pelayanan publik.

25 Mar 2026 - 12:00
Hari Pertama Kerja, Wali Kota Mojokerto Minta ASN Langsung Layani Warga
Seorang ASN saat berjabat tangan dengan Wali Kota Mojokerto, Ika Pusitasari. (Foto: Kominfo for SJP)

KOTA MOJOKERTO, SJP – Pemerintah Kota (Pemkot) Mojokerto resmi memulai aktivitas perkantoran pascacuti bersama Hari Raya Idulfitri 1447 H dengan menggelar apel pagi perdana dan halalbihalal di GOR Seni Majapahit, Rabu (25/6/2026). 

Momentum ini dimanfaatkan untuk memperkuat konsolidasi internal serta mengakselerasi program kerja di berbagai sektor pelayanan publik.

Wali Kota Mojokerto, Ika Puspitasari, menegaskan bahwa kembalinya aparatur sipil negara (ASN) bekerja harus dibarengi dengan semangat pengabdian yang lebih tinggi. 

Ia menginstruksikan seluruh jajaran agar langsung tancap gas dalam memberikan pelayanan prima kepada masyarakat tanpa menunda agenda strategis daerah.

Dalam arahannya, Wali Kota yang akrab disapa Ning Ita tersebut memaparkan capaian positif performa birokrasi selama satu tahun terakhir. 

Ia mencatat adanya tren kenaikan signifikan pada berbagai indikator pembangunan makro di Kota Mojokerto.

"Capaian-capaian ini bukanlah hasil kerja individu, melainkan manifestasi dari kerja keras dan sinergi kolektif seluruh ASN. Saya memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh jajaran yang telah berkontribusi nyata bagi kemajuan kota," ujar Ning Ita di hadapan ratusan peserta apel.

Lebih lanjut, Ning Ita memberikan peringatan keras mengenai pentingnya internalisasi core values ASN yakni BerAKHLAK (Berorientasi Pelayanan, Akuntabel, Kompeten, Harmonis, Loyal, Adaptif, dan Kolaboratif). 

Ia menekankan bahwa profesionalisme ASN tidak hanya diukur dari kehadiran fisik, tetapi dari dampak inovasi yang dihasilkan.

Menurutnya, tantangan pembangunan kota ke depan semakin kompleks, sehingga menuntut fleksibilitas dan kolaborasi lintas sektor yang lebih solid. 

"ASN harus terus belajar, berinovasi, dan membangun sinergi. Kita tidak bisa bekerja secara silo atau sendiri-sendiri dalam membangun Kota Mojokerto. Kolaborasi adalah kunci untuk menghadapi dinamika tuntutan publik yang semakin tinggi," tegasnya.

Kegiatan yang berlangsung khidmat tersebut ditutup dengan tradisi halalbihalal sebagai simbol rekonsiliasi dan pembersihan diri pasca-Ramadan. 

Ning Ita berharap suasana Idulfitri dapat mencairkan hambatan komunikasi antarinstansi guna menciptakan lingkungan kerja yang lebih harmonis.

Pasca-apel, seluruh unit layanan publik di lingkungan Pemkot Mojokerto dipastikan telah beroperasi normal 100 persen untuk melayani kebutuhan administratif maupun teknis warga kota.

"Atas nama pribadi dan Pemerintah Kota Mojokerto, saya menyampaikan mohon maaf lahir dan batin. Mari kita awali pengabdian kepada bangsa dan negara ini dengan semangat baru dan dedikasi penuh," pungkasnya. (*) 

Editor: Syaiful Aries

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow