Hari Libur Nasional, Puskesmas Kedungdung Tutup Layanan Rawat Jalan

Sedangkan untuk pelayanan UGD, rawat inap, dan PONED tetap buka 24 jam.

27 Jan 2025 - 15:49
Hari Libur Nasional, Puskesmas Kedungdung Tutup Layanan Rawat Jalan
Kapus Kedungdung, Sampang, dr. Hilmi Ainul Yaqin Syah saat memimpin apel harian. (Fadil/SJP)

SAMPANG, SJP - Selama libur panjang sejak tanggal 27 hingga 29 Januari, Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) Kecamatan Kedungdung, Kabupaten Sampang juga meliburkan pelayanan tertentu.

"Pelayanan rawat jalan yang libur," ucap Kepala Puskesmas (Kapus) Kedungdung dr. Hilmi Ainul Yaqin Syah, Senin (27/1/2025).

Menurut dr. Hilmi, libur pelayanan kesehatan hanya berlaku bagi pasien rawat jalan. Sedangkan untuk pelayanan unit gawat darurat (UGD), rawat inap, dan pelayanan serta pengawasan pasien atau ruang bersalin (PONED) tetap buka 24 jam.

"Kalau jadwal perawat dan bidan seperti hari biasa pada ketiga layanan di atas," terangnya.

dr. Hilmi mengatakan, meskipun hari libur nasional, kunjungan pasien rawat inap setiap hari rata-rata mencapai sekitar 15 orang. Bahkan, setiap harinya, tidak jarang Puskesmas Kedungdung harus menyediakan extra bed.

"Karena kadang kunjungan pasien bisa sampai dengan dua puluh orang," ucap dr. Hilmi.

Untuk menyikapi kondisi overload itu, pihaknya menawarkan dua opsi: bila pasien berkenan dirawat, maka harus bersedia dirawat di UGD dengan bed ekstra; bila tidak berkenan, maka diarahkan ke fasilitas kesehatan (faskes) terdekat.

"Tentunya langkah ini merupakan kerja sama antar-faskes dalam meningkatkan pelayanan kesehatan bagi pasien. Siapa tahu di faskes lain masih tersedia bed rawat inapnya," ungkap dr. Hilmi.

Tak hanya itu, untuk meningkatkan pelayanan kepada pasien, Puskesmas Kedungdung selalu melakukan peremajaan sarana dan prasarana (sarpras).

Sarpras yang ditingkatkan yaitu alat kesehatan, penambahan televisi, pelayanan persalinan lengkap, dan peningkatan urusan administratif: seperti pengurusan akta, update kartu keluarga (KK), kartu identitas anak dan pemeriksaan lab seperti Ultrasonografi (USG).

"Untuk sumber daya manusia, tahun 2024 kami mengikuti pelatihan kegawatdaruratan jantung, gawat darurat maternal dan neonatal. Juga mengikuti program UKM, termasuk kesehatan lingkungan dan penyakit tidak menular," pungkasnya. (*)

Editor: Ali Wafa

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow