Harga Emas Tembus Rekor Baru, Dipicu Ketegangan Perang Dagang

Kenaikan harga terjadi secara merata pada seluruh jenis emas batangan yang diperdagangkan di Pegadaian, termasuk Antam, UBS, dan Galeri24.

18 Apr 2025 - 08:42
Harga Emas Tembus Rekor Baru, Dipicu Ketegangan Perang Dagang
Kenaikan emas lokal ini tak lepas dari lonjakan harga emas dunia. (foto: Canva)

suarajatimpost.com — Harga emas di Pegadaian kembali mencetak rekor tertinggi pada perdagangan Kamis, 17 April 2025, di tengah meningkatnya kekhawatiran global akibat ketegangan perang dagang antara Amerika Serikat dan China.

Kenaikan harga terjadi secara merata pada seluruh jenis emas batangan yang diperdagangkan di Pegadaian, termasuk Antam, UBS, dan Galeri24.

Berdasarkan data resmi Pegadaian, emas Antam melonjak signifikan sebesar Rp49.000 menjadi Rp2.004.000 per gram. Sementara emas UBS naik Rp38.000 ke posisi Rp1.965.000 per gram, dan Galeri24 turut menguat Rp48.000 menjadi Rp1.942.000 per gram.

Emas batangan dari Antam dan Galeri24 tersedia dalam berbagai ukuran dari 0,5 gram hingga 1 kilogram. UBS ditawarkan mulai dari ukuran 0,5 gram hingga 500 gram.

Harga Emas Dunia Catat Rekor

Kenaikan emas lokal ini tak lepas dari lonjakan harga emas dunia. Mengutip Reuters, harga emas spot global naik tajam sebesar 3,1% menjadi US$ 3.327,97 per ons pada Rabu (16/4) waktu setempat, bahkan sempat menyentuh rekor sepanjang masa di US$ 3.332,89 per ons. Harga emas berjangka Amerika Serikat pun naik 3,3% ke level US$ 3.324,50 per ons.

Faktor utama yang mendorong lonjakan harga emas global adalah pelemahan dolar AS serta meningkatnya ketegangan geopolitik dan ekonomi, termasuk eskalasi perang dagang AS–China yang kembali memanas.

Analis pasar dari FXTM, Lukman Otunuga, menyebut ketidakpastian akibat perang dagang menyebabkan investor berbondong-bondong mencari aset aman seperti emas. “Ketika perang dagang mengancam stabilitas ekonomi global, emas menjadi pelarian utama bagi investor,” ujar Lukman seperti dilansir serayu.com.

Selain itu, kekhawatiran terhadap potensi resesi dan gejolak pasar keuangan global turut memperkuat posisi emas sebagai aset safe haven, mendorong harganya terus menanjak hingga menembus rekor baru. (**)

Editor : Danu S 

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow