Hadir sebagai Sahabat Finansial Umat, BSI Gandeng Cendekiawan Muslim
BSI mengusung tiga tagline dalam pengembangannya. Yakni BSI sebagai sahabat finansial, sahabat sosial, dan sahabat spiritual bagi umat
KOTA MALANG, SJP - Bank Syariah Indonesia (BSI) terus berikhtiar menjadi sahabat finansial bagi umat Islam di Indonesia. Untuk itu, BSI menggandeng Ikatan Cendekiawan Muslim Indonesia (ICMI) untuk menyosialisasikan perbankan syariah.
Saat menjadi keynote speaker dalam acara Silaturahmi Kerja Wilayah (Silakwil) ICMI Jatim, Manajer Bisnis BSI Region VIII Jawa Timur (Jatim) Emir Syafial mengatakan, literasi dan inklusi perbankan syariah di Indonesia masih kurang.
Oleh karena itu, BSI merangkul para cendekiawan muslim untuk turut memberikan pencerahan kepada masyarakat dan umat: bahwa perbankan syariah bukan lagi pilihan. Namun kepedulian dan panggilan keimanan untuk mengembangkannya.
"Kami mengusung tiga tagline dalam pengembangan. Di antaranya adalah BSI sebagai sahabat finansial, sahabat sosial, dan sahabat spiritual bagi umat," ungkap Emir, Ahad (16/2/2025).
Acara Silakwil ini digelar di gedung auditorium Universitas Brawijaya (UB) Malang pada Sabtu (15/2/2025). Kegiatan itu dihadiri oleh 500 peserta dari seluruh anggota ICMI di Jawa Timur. Mahasiswa kedokteran dari beberapa kampus juga ikut hadir.
Lebih lanjut, Emir menyampaikan, saat ini BSI dilengkapi dengan berbagai fitur teknologi. Hal itu menunjukkan bahwa perbankan syariah bisa setara dengan bank konvensional. Dari segi pembiayaan, tidak kalah murah dengan bank lainnya. Sehingga lebih kompetitif.
"Termasuk, kami juga akan memberikan layanan mesin ATM yang akan ditambah lebih banyak lagi," ucapnya.
Sebelum menutup perbincangan, dia membandingkan Indonesia dengan negara tetangga yang juga mayoritas penduduknya muslim. Seperti Malaysia. Global Islamic Economy Score (GIEI) Malaysia peringkat 1 dibandingkan Indonesia yang hanya peringkat 3.
GIEI merupakan pemeringkatan negara yang memiliki ekosistem untuk mendukung pertumbuhan ekonomi syariah. Indikator pemeringkatan GIEI mencakup beberapa kriteria. Antara lain: islamic finance, halal food, muslim friendly travel, modest fashion, media and recreation, serta halal pharma dan cosmetics.
Indonesia menargetkan menjadi peringkat 1 GIEI di tahun 2029. Target itu tercantum dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah (RPJMN) tahun 2025-2029.
BSI sendiri cukup proaktif dalam meningkatkan potensi pasar ekonomi syariah Indonesia sebagai lokomotif perbankan syariah untuk mengembangkan ekosistem halal. (0)
Editor: Ali Wafa
What's Your Reaction?

