Melalui Silakwil ICMI, Universitas Brawijaya Siap Cetak Calon Cendekiawan Hebat

Lewat acara ini, UB nantinya akan siap menghasilkan calon cendekiawan-cendekiawan hebat yang akan meneruskan perjuangan ICMI.

16 Feb 2025 - 14:35
Melalui Silakwil ICMI, Universitas Brawijaya Siap Cetak Calon Cendekiawan Hebat
Silaturahmi Kerja Wilayah (Silakwil) ICMI Jatim yang diselenggarakan di Universitas Brawijaya Malang. (Foto: Dok)

KOTA MALANG, SJP - Universitas Brawijaya (UB) menjadi tuan rumah Silaturahmi Kerja Wilayah (Silakwil) Ikatan Cendekiawan Muslim Indonesia (ICMI) Jawa Timur.

Lewat acara ini, UB berkomitmen untuk terus menghasilkan calon cendekiawan-cendekiawan hebat yang akan meneruskan perjuangan ICMI. 

Menurut Rektor UB Prof Widodo, kampus ini memang sengaja menciptakan candradimuka dengan ICMI sebagai organisasi penggerak intelektual.

UB dinilai sebagai tempat yang tepat untuk pelaksanaan Silakwil Jatim 2025. Sebab, UB merupakan tempat lahirnya ICMI.

Selain karena ICMI lahir di UB, juga ada kolaborasi antara ICMI dengan perguruan tinggi sebagai candradimuka para intelektual. 

"UB memiliki pusat pembinaan agama yang bisa menghasilkan calon-calon penerus cendekiawan yang hebat," ungkap Prof Widodo di gedung Auditarium UB, Sabtu (15/2/2025).

Lebih lanjut, Prof Widodo mengatakan, ada beberapa program yang akan dikerja samakan antara UB dan ICMI. Rencananya, kampus ini akan menjadi tuan rumah kongres ICMI nasional.

Dalam kesempatan yang sama, Ketua panitia Silakwil, Imam Budi Utomo menuturkan Silakwil merupakan acara rutin ICMI yang digelar setiap tahun.

Silakwil sendiri dilaksanakan di gedung student center. Gedung tersebut merupakan tempat di mana ICMI dilahirkan pada zaman Presiden Indonesia ke-3, BJ Habibie.

"Jadi, seakan mengulang sejarah ICMI bisa lebih seperti dulu. Karena selama ini, pandangan orang organisasi ini pasif," ucap Imam, Ahad (16/2/2025).

Silakwil kali ini mengagendakan Organisasi Wilayah (Orwil) ICMI melakukan konsolidasi terkait program-program yang sudah berjalan maupun yang belum dikerjakan.

Dalam Silakwil juga dilakukan evaluasi terhadap kegiatan-kegiatan organisasi daerah (orda) dengan harapan semakin selaras dengan program pemerintah daerah.

Silakwil ini dihadiri oleh 500 peserta. Mereka berasal dari 16 orda yang datang dari berbagai daerah di Jawa Timur.

Acara itu juga dihadiri forum mahasiswa kedokteran dari berbagai kampus. Seperti Unair, UB, dan UIN Malang. Panitia memang sengaja mengundang mereka untuk turut membahas persoalan keumatan.

"Harapan kami, adik-adik mahasiswa inilah yang akan melanjutkan estafet perjuangan ICMI ke depan," pungkas Imam. (adv)

Editor: Ali Wafa

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow