Golkar Mojokerto Mantapkan Sinergi dengan Pemkab, Winajad Kembali Terpilih

Golkar Mojokerto resmi tetapkan Winajad untuk periode 2025–2030. Partai ini menegaskan dukungan penuh terhadap program Gus Barra dan menargetkan penambahan kursi DPRD di pemilu mendatang.

07 Aug 2025 - 21:56
Golkar Mojokerto Mantapkan Sinergi dengan Pemkab, Winajad Kembali Terpilih
Ketua DPD Partai Golkar Jatim, Ali Mufthi (tengah) didamlingi Legislator Jatim, Sumardi (kanan) saat jumpa pers usai Musda Partai Golkar Kabupaten Mojokerto ke-XI. (Foto: Syaiful/SJP)

MOJOKERTO, SJP — Partai Golkar Kabupaten Mojokerto resmi menetapkan kembali Winajad sebagai ketua untuk periode 2025–2030 dalam Musyawarah Daerah (Musda) ke-XI yang digelar di Hotel Aston, Kamis (7/8/2025).

Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Golkar Jawa Timur, Ali Mufthi, hadir langsung memantau jalannya musda. Dia didampingi pengurus DPD yang juga anggota DPRD Jawa Timur, Sumardi.

Ali menegaskan, pihaknya bangga dengan capaian Golkar Kabupaten Mojokerto yang sudah menduduki kursi pimpinan DPRD setempat. Dia optimistis jumlah kursi bisa terus bertambah pada pemilu mendatang.

"Tentu harus bertahan, sudah di pimpinan dewan, kita tambah lagi lah," kata Ali Mufthi saat diwawancarai bersama Sumardi dan Bupati Mojokerto, Muhammad Albarra atau Gus Barra.

Dia menegaskan, arah politik Partai Golkar saat ini mendukung penuh kebijakan Bupati Gus Barra karena program dan terobosannya dianggap berpihak pada masyarakat kecil.

"Kita sami'na wa atho'na sama bupati lah, kita nderek, kita pasrahkan ke bupati bagaimana baiknya," imbuh dia.

Meski demikian, Ali mengingatkan pentingnya soliditas internal partai. Struktur partai harus memahami doktrin dan menjalankan kaderisasi untuk memperkuat organisasi hingga ke level bawah.

"Kita harus solid, partai harus menyiapkan regenerasi, partai harus memahami program kerjanya, struktur harus memahami doktrin Partai Golkar. Sehingga kalau seluruh pengurus memahami, tentu akan disebarkan ke seluruh wilayah kerjanya," jelasnya.

Ali menambahkan, kader Partai Golkar juga wajib peka terhadap persoalan masyarakat dan menyampaikannya ke dalam kebijakan eksekutif secara terstruktur dan terorganisasi.

"Konsolidasi, bangun struktur, bangun tim yang solid, dekati masyarakat, membersamai masyarakat, rekam apa yang menjadi persoalan masyarakat, sampaikan ke dalam kebijakan negara," kata dia.

Dia menegaskan, kader Golkar dari level kabupaten, provinsi, hingga pusat siap menjadi saluran penyampaian aspirasi masyarakat dalam ruang-ruang legislatif.

"Persoalan kabupaten didiskusikan dengan anggota DPRD daerah problem itu. Kalau di wilayah provinsi, didiskusikan dengan DPRD provinsi. Pak Sumardi ada di sini. Kalau di pemerintah pusat didiskusikan dengan kami, di Jakarta," pungkasnya.

Ketua terpilih, Winajad, menegaskan komitmennya untuk tetap lurus dan patuh pada instruksi partai, termasuk bersinergi penuh dengan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mojokerto di bawah kepemimpinan Gus Barra.

"Sesuai arahan Pak Ketua DPD, tadi kita harus bersinergi bisa mendukung sepenuhnya program-program pemerintah kabupaten," kata Winajad.

Dia menambahkan, musda kali ini juga menjadi langkah awal konsolidasi untuk mempersiapkan Pemilu 2029 dan Pilkada 2030 mendatang.

"Kita memprioritaskan untuk merangkul golongan anak muda, selalu mendukung kebijakan bupati," terangnya.

Bupati Mojokerto, Gus Barra, berharap Golkar bisa menjadi mitra strategis pemerintah daerah. Dia menyampaikan dukungannya agar jumlah kursi Golkar di DPRD bisa terus meningkat.

"Musda ke-XI Partai Golkar kami berharap, bisa menjadi mitra pemerintah yang bisa bersama-sama membangun Pemkab Mojokerto, dan kami berharap bukan hanya mempertahankan yang ada tapi menambah," pungkasnya. (*)

Editor: Ali Wafa

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow