Gladiator Air Jogoloyo: Tawa dan Guyub Warnai HUT ke-80 RI

Warga Kampung Jogoloyo, Surabaya, meriahkan HUT ke-80 RI dengan lomba Gladiator Air di atas bambu licin. Seru, aman, dan penuh kebersamaan.

13 Aug 2025 - 15:58
Gladiator Air Jogoloyo: Tawa dan Guyub Warnai HUT ke-80 RI
Gladiator Jogoloyo beraksi meriahkan HUT RI ke-80. (Foto: Beritasatu.com/Achmad Ali)

SURABAYA, SJP Sungai kecil di Kampung Jogoloyo, Surabaya, sore itu tak lagi sekadar aliran air tenang. Menjelang perayaan HUT ke-80 Republik Indonesia, permukaannya berubah menjadi arena duel tak biasa: Gladiator Air.

Peserta datang dari segala usia—mulai bocah SD yang matanya berbinar, remaja penuh energi, hingga bapak-bapak beruban yang tak kalah semangat. Kreativitas pun mengalir bebas. Ada yang mengenakan kostum bajak laut ala One Piece, lengkap dengan penutup mata dan bandana merah. Ada pula yang tampil gagah dengan seragam tentara Inggris, menentang matahari dengan senyum lebar.

Aturannya sederhana, namun bikin jantung berdegup. Dua peserta duduk saling berhadapan di atas batang bambu licin yang membentang di atas sungai. Masing-masing menggenggam bantal besar—senjata sah untuk menghempas lawan. Satu pukulan telak, dan… byur! Lawan pun tercebur ke air, disambut sorak-sorai penonton yang memekakkan telinga.

“Pokoknya seru. Meski nyemplung, rasanya puas kalau penonton tertawa,” kata Agus Suyanto, peserta berkostum tentara yang berhasil melaju hingga semifinal. Ia mengaku, selain tenaga, keseimbangan dan taktik menggoyang lawan adalah kunci kemenangan.

Ketua panitia, Aldi Mardani, menegaskan bahwa keseruan ini tak boleh mengorbankan keselamatan.
“Dua babak setiap duel, dan pukulan di kepala dilarang. Kami ingin aman untuk semua usia,” ujarnya.

Hadiah lomba memang tak seberapa, tapi suasana guyub yang tercipta jauh lebih berharga. Warga tumplak di tepi sungai, anak-anak tertawa, ibu-ibu berteriak memberi semangat, sementara aroma gorengan dan kopi hitam dari pedagang kaki lima menambah semarak.

Di Jogoloyo, air sungai bukan sekadar pemisah kampung, melainkan penghubung tawa. Gladiator Air bukan hanya lomba, tapi perayaan kebersamaan—warisan merdeka yang terus mengalir dari generasi ke generasi. (**)

Sumber: Beritasatu.com
Editor: Ali Wafa

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow