Dua Pemuda Gumukmas Jember Babak Belur Dikeroyok, 4 Pelaku Diduga Pesilat Ditangkap Polisi

Polisi menjelaskan jika para pelaku ini diduga oknum pesilat.

18 Jan 2025 - 18:29
Dua Pemuda Gumukmas Jember Babak Belur Dikeroyok, 4 Pelaku Diduga Pesilat Ditangkap Polisi
Tim Kalong Polres Jember Wilayah Barat saat tangkap 4 pelaku penganiayaan.(Ulum/SJP)

JEMBER, SJP - Dua orang pemuda warga Desa Purwoasri, Kecamatan Gumukmas harus mengalami luka serius akibat dikeroyok oleh 5 pemuda desa sekitar.

Tidak hanya itu saja, pemilik rumah bernama Ahmad Basori,(43) harus mengalami patah kaki akibat ditabrak para pelaku yang brutal tersebut.

Kejadian pada Kamis 16 Januari 2025 sekira pukul 23.30 WIB tersebut, berawal dari dua orang pemuda berisinial A-F umur 15 tahun dan M-L umur 19 baru pulang makan di sekitar jalan raya mayangan.

Namun pada saat pulang, keduanya dibuntuti oleh sekelompok pemuda lain.Tanpa sebab yang jelas, dua pemuda tersebut dikejar dan tanpa ampun dipukuli dan diinjak-injak oleh para pelaku. Kejadian itu tersebut dikuatkan oleh video berdurasi 1 menit yang beredar luas di jagat maya.

Berdasarkan video rekaman CCTV itulah korban akhirnya melaporkan kejadian tersebut dan akhirnya tim gabungan Polsek Gumukmas dan Tim Kalong Polres Jember wilayah barat, akhirnya pada Sabtu,(18/1/2025), berhasil amankan para pelaku, sementara 4 yang tertangkap dan ada DPO yang masih dikejar hingga saat ini.

Para pelaku tersebut yaitu Arya Dwi Candra,(21), Aris Yulianto (20), Ahmad Rosadi (23) serta Wiji Santoso,(23) dengan alamat yang sama yaitu berasal dari Dusun Pulorejo, Desa Menampu. Mereka ditangkap saat berkumpul di rumah salah seorang pelaku.

"Kami amankan sementara 4 pelaku, dan untuk kejadian ini kami juga mempelajari berdasarkan rekaman CCTV, dan memang ada DPO yang masih kami kejar, dan kami sudah dapat identitasnya," kata  Kanit Pidana Umum Satreskrim Polres Jember Iptu Bagus Setiawan, Sabtu (18/1/2025).

Tidak hanya itu saja, Kanit Pidum menjelaskan jika para pelaku ini diduga oknum pesilat.

"Kami masih melihat dan mencari tahu, dan kami duga ini adalah oknum pesilat," jelasnya.

Atas kejadian ini, Polres Jember masih melakukan pengembangan dan membenarkan jika video yang beredar di platform media sosial tersebut memang kejadian yang menimpa para korban, dan beberapa pelaku sudah tertangkap. (*)

Editor : Rizqi Ardian

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow