Dari Rumah Reyot Menuju Hunian Layak, Supardi Terima Bantuan Bedah Rumah dari BAZNAS Nganjuk

BAZNAS Kabupaten Nganjuk merealisasikan bantuan bedah rumah senilai Rp15 juta untuk Supardi, warga Warujayeng. Selain renovasi rumah, pendampingan agar bantuan sosial PKH dapat kembali diterima keluarga juga terus diupayakan.

25 Jul 2026 - 18:05
Dari Rumah Reyot Menuju Hunian Layak, Supardi Terima Bantuan Bedah Rumah dari BAZNAS Nganjuk
Aktifitas Sosial Muhammad Ridwan (Pojok kanan) ditemani Supardi (tengah) dan Ketua RT 03 Kasibon (Foto: Kuswanto/SJP)

NGANJUK, SJP — Program bantuan renovasi atau bedah rumah bagi warga kurang mampu kembali direalisasikan. Salah satu penerima manfaat kali ini adalah Supardi, warga RT 3 RW 3 Lingkungan Pengkol Kelurahan Warujayeng, Kecamatan Tanjunganom Nganjuk.

Pengerjaan renovasi rumah milik Supardi telah memasuki hari keempat sejak dimulai pertengahan minggu ini. Bantuan tersebut diperoleh setelah tim BAZNAS (Badan Amil Zakat Nasional) Kabupaten Nganjuk melakukan survei lokasi beberapa pekan sebelumnya.

Ketua RT setempat, Pak Kasibon, menyampaikan bahwa total bantuan yang dikucurkan BAZNAS mencapai sekitar Rp15 juta. Penyaluran bantuan dilakukan secara bertahap, diawali dengan pendermaan dana awal sebesar Rp10 juta. Sisa bantuan senilai Rp5 juta akan disalurkan setelah laporan pengerjaan tahap pertama diselesaikan.

"Pengerjaan sudah berjalan sekitar empat hari. Kami sangat mendukung warga kami agar mendapatkan hunian yang lebih layak," ujar Pak Kasibon saat meninjau pengerjaan bangunan, Sabtu (25/7/2026).

Sementara itu, aktifis sosial, Muhammad Ridwan yang akrab disapa Mbah Gondrong yang mendampingi proses ini menyampaikan apresiasi serta terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Nganjuk, BAZNAS, dan seluruh pihak terkait. Selain bedah rumah, ia menekankan pentingnya pengawalan program bantuan sosial lainnya, seperti Program Keluarga Harapan (PKH).

"Kami berharap pendampingan tidak berhenti di bedah rumah saja. Mengingat bantuan PKH ibunda Supardi sempat terputus setelah ibunya meninggal dunia, kami akan terus berkoordinasi dengan Dinas Sosial dan pendamping kelurahan agar bantuan sosial tersebut bisa dialihkan atau dilanjutkan ke anaknya," tutur Mbah Gondrong.

Mbah Gondrong hadir di lokasi untuk memastikan bahwa bantuan berjalan tepat sasaran serta proses pembangunan berjalan lancar tanpa kendala.

"Kami mengapresiasi langkah BAZNAS dan Pemkab Nganjuk yang telah merealisasikan bantuan bedah rumah untuk Supardi. Namun pengawalan tidak boleh berhenti di sini," tegas Mbah Gondrong.

Di tengah keterbatasan fisik dan mental yang dimilikinya, Supardi kini bisa bernapas lega. Rumah tinggalnya yang sebelumnya memprihatinkan kini sedang dalam tahap pembangunan agar menjadi hunian yang aman, kokoh, dan layak huni.

"Matur nuwun (terima kasih) untuk BAZNAS, Pak RT, Mbah Gondrong, dan semuanya yang sudah bantu perbaiki rumah saya," ucap Supardi. (*)

Editor : Rizqi Ardian

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow