Diduga Akibat Pembakaran Jerami, Lahan Tebu di Kwagean Nganjuk Terbakar

Peristiwa yang terjadi sekitar pukul 01.37 WIB tersebut diduga kuat dipicu oleh aktivitas pembakaran jerami sisa panen yang menjalar ke area tanaman tebu kering.

25 Jul 2026 - 19:06
Diduga Akibat Pembakaran Jerami, Lahan Tebu di Kwagean Nganjuk Terbakar
Petugas Damkar saat memadamkan api di lokasi (Foto Humas From SJP)

NGANJUK, SJP — Kebakaran melanda sebuah lahan tebu di Desa Kwagean pada Sabtu (25/7/2026) dini hari. Peristiwa yang terjadi sekitar pukul 01.37 WIB tersebut diduga kuat dipicu oleh aktivitas pembakaran jerami sisa panen yang menjalar ke area tanaman tebu kering.

Lahan tebu seluas beberapa meter persegi tersebut diketahui milik Joko (45), warga asal Kediri. Menurut informasi warga di lokasi kejadian, pembakaran jerami sisa panen sebelumnya dilakukan tanpa sepengetahuan warga setempat. Kondisi cuaca yang berangin serta material tebu yang mengering membuat api cepat membesar dan meluas.

Melihat kobaran api yang kian membesar, salah seorang warga langsung menghubungi layanan siaga Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Kabupaten Nganjuk melalui grup pesan darurat.

Menerima laporan tersebut, Regu Piket dari Pos Bantu Pace bersama personel Mako Damkar Nganjuk bergerak cepat menuju lokasi.

"Petugas tiba di lokasi sekitar pukul 01.43 WIB menggunakan Armada 07 Pos Bantu Pace dan Armada 06 Mako. Bersama Babinsa Kwagean dan warga sekitar, personil langsung melakukan isolasi area dan pemadaman agar api tidak merambat lebih jauh," terang Komandan Regu Piket Pos Bantu Pace, Danur, dalam laporan resminya.

Setelah berjibaku melawan kobaran api selama kurang lebih satu jam setengah, proses pemadaman dan pendinginan akhirnya selesai sepenuhnya pada pukul 03.00 WIB.

Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Kabupaten Nganjuk, Imam Ashari, membenarkan adanya insiden kebakaran lahan tersebut. Pihaknya langsung menerjunkan tim begitu menerima laporan dari warga.

"Benar, telah terjadi kebakaran lahan tebu di kawasan Kwagean pada dini hari tadi. Begitu laporan masuk, personel siaga langsung dipersonalisasikan ke lokasi untuk melakukan lokalisasi dan pemadaman api," ujar Imam Ashari, Sabtu (25/7/2026).

Petugas memastikan tidak ada korban jiwa dalam insiden ini. Namun, pemilik lahan diperkirakan mengalami kerugian materiel mencapai Rp5.000.000,- akibat sebagian tanaman tebunya hangus terbakar.

Menanggapi kejadian ini, Kadinas Damkar Imam Ashari kembali mengimbau masyarakat agar tidak membakar sisa panen atau sampah sembarangan tanpa pengawasan, terutama di area lahan kering yang rawan memicu kebakaran meluas. (*)

Editor : Rizqi Ardian

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow