Enam ABK KM Genius Selamat Usai Terapung di Laut, Operasi SAR Berlangsung Dramatis di Perairan Utara Bali

Enam ABK KM Genius berhasil diselamatkan tim SAR gabungan setelah kapal bermuatan sembako mengalami patah as mesin dan nyaris tenggelam di perairan utara Bali. Seluruh korban ditemukan selamat usai bertahan di atas rakit darurat dari styrofoam.

25 Jul 2026 - 18:32
Enam ABK KM Genius Selamat Usai Terapung di Laut, Operasi SAR Berlangsung Dramatis di Perairan Utara Bali
Kondisi KM Genius sebelum tenggelam (foto : Media sosial/SJP)

BANYUWANGI, SJP – Enam anak buah kapal (ABK) KM Genius berhasil diselamatkan setelah sempat terombang-ambing di perairan utara Pulau Bali, Sabtu (25/7/2026). Operasi penyelamatan yang melibatkan tim SAR gabungan berlangsung dramatis karena petugas harus menerjang gelombang untuk menjangkau para korban.

Kapal kayu KM Genius berkapasitas 45 Gross Tonnage (GT) dengan panjang sekitar 24 meter itu berangkat dari Pantai Boom, Banyuwangi, sekitar pukul 04.00 WIB. Kapal tersebut mengangkut bahan kebutuhan pokok menuju Pengerungan, Kepulauan Kangean, Kabupaten Sumenep.

Namun, sekitar pukul 10.00 WIB, saat melintas di perairan utara Buleleng, Bali, kapal mengalami kerusakan serius. As mesin utama patah sehingga mesin mati total dan kapal tidak lagi dapat bermanuver.

Akibat kerusakan tersebut, air mulai masuk ke dalam palka kapal hingga kondisinya nyaris tenggelam. Para awak kapal kemudian berupaya menyelamatkan diri dengan membuat rakit darurat dari styrofoam sambil menunggu bantuan datang.

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Banyuwangi, I Made Oka Astawa, mengatakan pihaknya menerima laporan kejadian dari Polairud Banyuwangi pada pukul 10.48 WIB.

"Berdasarkan laporan, kapal mengalami patah as mesin sekitar pukul 10.00 WIB di perairan utara Pulau Bali. Setelah menerima informasi tersebut, Tim Rescue SAR Banyuwangi langsung diberangkatkan menuju lokasi menggunakan RIB 02 Banyuwangi dengan membawa peralatan water rescue dan perangkat komunikasi," ujar Oka.

Operasi pencarian melibatkan Tim Rescue Kantor SAR Banyuwangi, Pos SAR Buleleng, Polairud Banyuwangi, KSOP Tanjung Wangi, BPTD Pantai Boom, serta nelayan setempat.

Setelah melakukan pencarian selama lebih dari satu jam, tim SAR akhirnya menemukan seluruh awak kapal dalam keadaan selamat. Keenam korban bertahan hidup di atas rakit darurat yang mereka rakit dari lembaran styrofoam.

Seluruh korban kemudian dievakuasi menuju Pelabuhan Tanjung Wangi, Banyuwangi. Sesampainya di darat, mereka menjalani pemeriksaan kesehatan oleh tim Karantina Kesehatan Pelabuhan (KKP), sebelum penanganan selanjutnya diserahkan kepada Polairud bersama KSOP Tanjung Wangi.

Adapun enam awak kapal yang berhasil diselamatkan terdiri dari nahkoda Panji Mukhtar (28), serta Heru Herlambang (29), Fabiayyi (50), Mamat (32), Maksum (41), dan Sahril (30).

Sementara itu, kondisi KM Genius beserta muatan sembako yang dibawanya hingga kini belum diketahui secara pasti. Kapal tersebut diduga tenggelam setelah mengalami kerusakan mesin dan kemasukan air.

Atas keberhasilan operasi penyelamatan tersebut, I Made Oka Astawa mengapresiasi seluruh unsur yang terlibat dalam proses evakuasi.

"Keberhasilan ini merupakan hasil koordinasi yang cepat dan sinergi seluruh unsur SAR di lapangan. Dengan ditemukannya seluruh korban dalam keadaan selamat, operasi SAR diusulkan untuk ditutup," katanya.

Ia juga mengingatkan para pemilik maupun operator kapal agar selalu memastikan kondisi teknis armada sebelum berlayar.

"Kami mengimbau seluruh pengguna jasa transportasi laut untuk memastikan kapal benar-benar laik laut sebelum beroperasi. Jika terjadi kondisi darurat, segera laporkan agar proses pertolongan dapat dilakukan dengan cepat dan tepat," tegas Oka. (**)

Editor : Rizqi Ardian
Sumber : Berbagai sumber

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow