DPRD Nganjuk Gelar Paripurna Penyampaian Pokir dan Penetapan Rencana Kerja Tahun 2026

Kegiatan tersebut dihadiri oleh 50 anggota DPRD Nganjuk, perwakilan dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Nganjuk, serta sejumlah pihak terkait lainnya.

28 Feb 2025 - 16:16
DPRD Nganjuk Gelar Paripurna Penyampaian Pokir dan Penetapan Rencana Kerja Tahun 2026
Wakil Ketua DPRD Jianto (dua dari kiri) memimpin rapat paripurna. (Kuswanto/SJP)

NGANJUK, SJP - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Nganjuk menggelar rapat paripurna dengan agenda penyampaian pokok-pokok pikiran (pokir) dan penetapan rancangan rencana kerja (rantus) untuk tahun 2026.

Rapat yang digelar di gedung utama DPRD Kabupaten Nganjuk itu berlangsung pada Rabu (26/2/2025). Kegiatan tersebut dihadiri oleh 50 anggota DPRD Nganjuk, perwakilan dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Nganjuk, serta sejumlah pihak terkait lainnya.

Pokir yang disampaikan merupakan hasil dari kegiatan musyawarah rencana pembangunan (musrenbang) yang dilakukan oleh 50 anggota DPRD Nganjuk. 

Aspirasi itu dikumpulkan selama masa reses. Para legislator mengumpulkan masukan dari para konstituen di daerah pemilihan (dapil) masing-masing. Pokir tersebut mencakup berbagai usulan. Baik berupa kegiatan fisik maupun nonfisik.

Pokir yang telah disampaikan akan dituangkan dalam buku Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Kabupaten Nganjuk. Selanjutnya, pokir tersebut akan menjadi dasar dalam penyusunan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) tahun 2026.

Selain penyampaian pokir, dalam kesempatan yang sama juga dilakukan pengesahan dan penetapan rantus DPRD Nganjuk tentang rencana kerja tahun 2026.

Rapat paripurna itu dipimpin oleh Wakil Ketua DPRD Nganjuk, Jianto. Dia didampingi oleh Ketua DPRD Nganjuk, Tatit Heru Tjahjono dan Wakil Ketua DPRD Nganjuk Ulum Basthomi.

Dari pihak Pemkab Nganjuk, hadir Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Nganjuk, Nur Solekan. Dia mewakili bupati dan wakil bupati Nganjuk yang sedang mengikuti agenda retret di Akademi Militer (Akmil) Magelang.

"Hasil dari masukan pokir yang disampaikan ini adalah bentuk nyata dari aspirasi masyarakat yang kami tampung selama masa reses. Kami berharap, pokir ini dapat menjadi perhatian dan diakomodasi dalam penyusunan APBD 2026," ujar politisi dari Partai Gerindra itu dalam sambutannya, Rabu (26/2/2025).

Sementara itu, Sekda Kabupaten Nganjuk, Nur Solekan, menyampaikan apresiasi atas penyampaian pokir dari DPRD Nganjuk.

Pihaknya akan mempelajari dan menindaklanjuti pokir tersebut sesuai dengan peraturan dan kemampuan anggaran daerah.

"Harapan kami, akan semaksimal mungkin untuk merealisasikan aspirasi masyarakat yang tertuang dalam pokir ini. Tentu saja, kami akan mempertimbangkan skala prioritas dan kemampuan anggaran daerah," ujar Nur Solekan, Rabu (26/2/2025).

Penyampaian pokir ini merupakan salah satu tahapan penting dalam proses penyusunan APBD. Pokir yang disampaikan diharapkan dapat menghasilkan APBD yang berkualitas dan sesuai dengan kebutuhan masyarakat Kabupaten Nganjuk.

Penyampaian Pokir dan penetapan rantus diharapkan dapat menjadi pedoman dalam merancang pembangunan daerah yang lebih baik dan berkelanjutan.

Selanjutnya, pokir yang telah disampaikan akan ditindaklanjuti dengan pembahasan lebih lanjut dalam rapat-rapat komisi untuk penajaman dan perumusan program prioritas.

Acara paripurna ini ditutup dengan komitmen bersama antara DPRD dan Pemkab Nganjuk untuk terus bekerja sama dalam mewujudkan pembangunan yang lebih optimal di masa yang akan datang. (adv)

Editor: Ali Wafa

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow