DPRD Kota Blitar Desak Konflik Pedagang Pujasera Sport Center Segera Diselesaikan

DPRD Kota Blitar memberikan waktu selama sepekan kepada paguyuban pedagang Pujasera Sport Center untuk menyelesaikan konflik antarpedagang

28 Feb 2025 - 16:02
DPRD Kota Blitar Desak Konflik Pedagang Pujasera Sport Center Segera Diselesaikan
Ketua Komisi II Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Blitar, Yohan Tri Waluyo. (Foto : Ninda Kinanti)

KOTA BLITAR, SJP - Komisi II Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Blitar memberikan waktu selama sepekan kepada paguyuban pedagang Pujasera Sport Center Kota Blitar untuk menyelesaikan konflik pedagang.

Hal itu dikatakan oleh Ketua Komisi II DPRD Kota Blitar, Yohan Tri Waluyo pada Jumat (28/2/2025). Inti permasalahannya yaitu pedagang di Pujasera Sport Center tidak mau menerima pedagang baru yang menggelar dagangannya di kawasan Sport Center.

Sementara itu, keberadaan pedagang baru tidak mengambil lapak atau pun mengganggu aktivitas jual beli dari pedagang Pujasera Sport Center.

"Ada kekhawatiran persaingan berjualan. Harusnya, bisa diselesaikan di tingkat paguyuban. Kami berikan waktu satu minggu untuk berdiskusi dan mencari titik tengah. Karena masalah ini menyangkut perekonomian masyarakat," kata dia, Jumat (28/2/2025).

Berdasarkan keterangan dari pedagang baru, Yohan menyebut, posisi mereka berada di pinggir dan tidak merebut lahan pedagang pujasera.

Bahkan, pedagang baru sudah menambah beberapa fasilitas yang mereka butuhkan untuk mendukung aktivitas jual beli, tanpa mengganggu pedagang pujasera lama.

Jika masalah ini tidak menemukan solusi atau titik temu, maka pengelolaan pedagang Pujasera Sport Center Kota Blitar akan dikembalikan ke dinas terkait.

"Karena ini urusan perut. Kami mencarikan solusi yang terbaik. Agar mereka pedagang pujasera (lama) sebanyak 25 dan pedagang baru sebanyak 11, bisa sama-sama berjualan," ujarnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Dispora) Kota Blitar, M Aminurcholis mengungkapkan, konflik pedagang ini bukan menjadi kewenangan institusinya.

Namun, karna lokasinya berada di Sport Center, sehingga menjadi tanggung jawab Dispora. Karena itu, pihaknya akan menjembatani masalah tersebut agar bisa menguntungkan kedua belah pihak.

"Mau tidak mau, kita melakukan intervensi. Tentu kami akan berdiskusi dengan kedua pihak untuk menyelesaikan atau mencari solusi dari masalah ini," ungkapnya. (*)

Editor: Ali Wafa

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow