DPRD Jember Umumkan Akhir Masa Jabatan Hendy sebagai Bupati Hasil Pilkada 2020
Dalam rapat paripurna tersebut sekaligus mengusulkan penetapan bupati Jember terpilih hasil Pilkada 2024
JEMBER, SJP - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Jember menggelar Rapat Paripurna tentang Pengumuman Pemberhentian Masa Jabatan Bupati dan Wakil Bupati Hasil Pilkada 2020 dan Mengusulkan Penetapan Bupati dan Wakil Bupati Terpilih Periode 2025-2030.
“Sesuai tahapan, DPRD Jember diberi waktu lima hari kerja untuk melakukan paripurna setelah menerima surat dari KPU,” kata Wakil Ketua DPRD Jember, Dedy Dwi Setiawan, Rabu (15/1/2025).
Tahapan berikutnya, kata Dedy, DPRD Jember akan mengirim surat kepada Menteri Dalam Negeri (Mendagri) melalui gubernur Jawa Timur mengenai pemberhentian dan pengangkatan bupati dan wakil bupati terpilih.
“Tahapan selanjutnya, kami akan mengirimkan surat kepada Mendagri melalui gubernur, untuk dilakukan pengesahan pengangkatan dan pemberhentiannya,” ucapnya.
Sebelumnya, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Jember telah menetapkan pasangan calon nomor urut 2: M. Fawait dan Djoko Susanto sebagai bupati dan wakil bupati Jember terpilih hasil Pilkada 2024 dengan perolehan 588.761 suara atau 54,30 persen dari total suara sah.
Sementara masa jabatan Hendy Siswanto dan M. Balya Firjaun Barlaman akan berakhir secara bersamaan dengan pelantikan bupati dan wakil bupati terpilih. Acuannya adalah putusan Mahkamah Konstitusi (MK) Nomor 27/PUU-XXII/2024 tertanggal 20 Maret 2024.
“Masa jabatan Bupati Hendy dan Wakil Bupati Firjaun akan berakhir saat dilaksanakan pelantikan kepala daerah terpilih Fawait-Djoko. Dan sampai dilakukan pemberhentian dari Mendagri melalui surat yang dikirimkan oleh gubernur nantinya,” terangnya.
Sementara itu, perwakilan tim pasangan calon Fawait-Djoko, Gogot Cahyo Baskoro mengaku menunggu informasi dari Mendagri. Harapannya, semua proses akan berjalan lancar sampai bupati terpilih dilantik.
“Sampai saat ini, kami masih menunggu informasi dari Mendagri. Kami berharap, semua proses akan berjalan dengan lancar sampai nanti bupati terpilih dilantik,” katanya.
“Kapan pun pelantikan akan dilakukan, kami siap untuk mengikuti ketentuan yang ada,” sambungnya. (*)
Editor: Ali Wafa
What's Your Reaction?

