DPK Gepenta Nganjuk Soroti Kos Bebas di Kertosono: Tidak Boleh Ada yang Melindungi

Rumor kos bebas yang kerap dihuni pasangan bukan suami istri sebelumnya ramai di media sosial

21 Jan 2025 - 18:16
DPK Gepenta Nganjuk Soroti Kos Bebas di Kertosono: Tidak Boleh Ada yang Melindungi
Petugas gabungan Poksek Kertosono dan Satpol PP saat melakukan sidak di salah satu kos di wilayah Kecaamtan Kertosono (Kuswanto/SJP)

NGANJUK, SJP – Beredarnya informasi di media sosial tentang rumah kos yang diduga kerap dijadikan tempat berbuat asusila di wilayah Kecamatan Kertosono, Kabupaten Nganjuk memantik reaksi publik.

Wakil Ketua Dewan Perwakilan Kabupaten (DPK) Gerakan Peduli Anti Narkoba, Anarkis dan Tawuran (Gapenta) Nganjuk, Suminto mengaku prihatin terhadap fenomena kos bebas yang kerap dijadikan tempat berbuat mesum.

Sumito menegaskan, pihaknya tidak akan menoleransi praktik amoral yang terjadi di Kabupaten Nganjuk. Pihaknya juga menegaskan, bahwa tidak ada boleh ada pihak yang melindungi aktivitas tidak senonoh di sejumlah rumah kos.

Menurutnya, masyarakat merasa resah dengan keberadaan kos bebas yang diduga sering digunakan untuk kegiatan yang tidak sesuai dengan norma sosial dan agama. Bahkan laporannya, kerap ditemukan pasangan bukan suami istri di kamar kos.

“Tidak ada yang kebal hukum di sini. Kami akan terus memantau dan memastikan bahwa pihak-pihak yang melakukan tindakan tersebut akan diberikan sanksi sesuai peraturan yang berlaku,” tegasnya.

DPK Gepenta Nganjuk meminta aparat penegak hukum dan masyarakat bekerja sama menanggulangi masalah ini. Pemilik kos diminta lebih selektif memilih penyewa kos dan mengawasi aktivitas yang terjadi di tempat mereka. 

Kepala Kepolisian Sektor (Kapolsek) Kertosono, Kompol Joni Saputra mengaku telah melakukan inspeksi mendadak (sidak) terhadap sejumlah rumah kos di wilayah Kecamatan Kertosono. Namun sidak itu tidak menemukan pelanggaran hukum.

Sidak itu sebagai tindak lanjut dari keluhan masyarakat oleh adanya dugaan praktik mesum di beberapa kos bebas. Namun, setelah pemeriksaan mendalam, tidak ditemukan tindakan ilegal selama operasi tersebut.

"Sidak yang kami lakukan kemarin berjalan dengan lancar. Kami memeriksa beberapa kos-kosan yang sebelumnya dilaporkan oleh masyarakat. Namun, alhamdulillah tidak ada pelanggaran yang kami temukan," ujar Kompol Joni

Namun demikian, Kompol Joni memastikan, tidak adanya kebocoran informasi mengenai akan adanya sidak ke sejumlah kos bebas. Sidak dilakukan dengan hati-hati dan sesuai prosedur untuk menghindari adanya pihak yang mengetahui sebelumnya. 

"Minggu kemarin sudah, secepatnya kami lakukan lagi," ungkapnya. (*)

Editor: Ali Wafa 

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow