Doa Bersama Korban Tragedi Kanjuruhan, Gus Iqdam Ajak Generasi Muda Perkuat Kepedulian dan Nilai Kemanusiaan

Suasana khidmat terlihat sepanjang kegiatan berlangsung. Ribuan jemaah mengikuti doa bersama dengan penuh kekhusyukan sebagai bentuk penghormatan kepada para korban dan dukungan moral bagi keluarga yang ditinggalkan.

04 Jun 2026 - 18:01
Doa Bersama Korban Tragedi Kanjuruhan, Gus Iqdam Ajak Generasi Muda Perkuat Kepedulian dan Nilai Kemanusiaan
Pendakwah muda Muhammad Iqdam Kholid (Gus Iqdam) bersama tokoh masyarakat, aparat, dan jamaah mengikuti doa bersama untuk mengenang korban Tragedi Kanjuruhan di Kota Malang. Kegiatan yang dihadiri ribuan jamaah tersebut berlangsung khidmat sebagai bentuk penghormatan kepada para korban sekaligus ajakan untuk memperkuat persaudaraan, kepedulian sosial, dan nilai kemanusiaan di tengah masyarakat.

MALANG, SJP -  Kehadiran pendakwah muda Muhammad Iqdam Kholid dalam kegiatan doa bersama untuk korban Tragedi Kanjuruhan menjadi momentum refleksi bagi masyarakat, khususnya kalangan generasi muda. Acara yang berlangsung di Kota Malang tersebut menampilkan ribuan jemaah dari berbagai daerah yang datang untuk mengumpulkan doa sekaligus mengenang para korban tragedi kemanusiaan tersebut. 

Ketua PGI Kabupaten Malang menilai kegiatan tersebut bukan sekedar agenda keagamaan, namun juga sarana untuk menumbuhkan kepedulian sosial dan memperkuat nilai-nilai kemanusiaan di tengah masyarakat. Menurutnya, generasi muda perlu mengambil pelajaran dari peristiwa Kanjuruhan agar lebih menghargai persaudaraan, empati, dan pentingnya menjaga persatuan.

Dalam tausiyahnya, Gus Iqdam mengajak masyarakat untuk terus mendoakan para korban serta menjadikan peristiwa tersebut sebagai pengingat agar setiap individu mampu memberikan manfaat bagi sesama. Ia menekankan pentingnya menjaga ucapan, menghindari tindakan yang merugikan orang lain, dan berupaya menghadirkan ketenangan bagi lingkungan sekitar. 

Suasana khidmat terlihat sepanjang kegiatan berlangsung. Ribuan jemaah mengikuti doa bersama dengan penuh kekhusyukan sebagai bentuk penghormatan kepada para korban dan dukungan moral bagi keluarga yang ditinggalkan.

Kegiatan ini juga menjadi simbol kuatnya semangat kebersamaan masyarakat Malang Raya dalam merawat nilai-nilai kemanusiaan pasca Tragedi Kanjuruhan. 

Melalui momentum tersebut, generasi muda diharapkan tidak hanya mengenang peristiwa yang terjadi, tetapi juga mampu mengambil hikmah dan menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari. Sikap saling menghormati, peduli terhadap sesama, dan menjaga kerukunan dinilai menjadi pesan penting yang harus terus diwariskan kepada masyarakat luas. (**)

Penulis: Riski Rahayu Kurniawati A.Md, SE
Editor : Rizqi Ardian

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow