Kelalaian Saat Pindahkan Bensin Picu Kebakaran Maut di Pagelaran Malang, Pemilik Laundry Tewas

Kebakaran ruko laundry di Pagelaran dipicu uap bensin tersambar api, satu orang tewas, tiga luka, polisi dalami penyebab dan imbau kewaspadaan masyarakat.

17 Mar 2026 - 20:40
Kelalaian Saat Pindahkan Bensin Picu Kebakaran Maut di Pagelaran Malang, Pemilik Laundry Tewas
Petugas memadamkan sisa kebakaran ruko laundry di Pagelaran, Kabupaten Malang, yang menewaskan satu orang dan melukai tiga lainnya. (Foto : Humaspolres Malang for SJP)

MALANG, SJP – Aktivitas sederhana yang kerap dianggap sepele berujung petaka di Kecamatan Pagelaran, Kabupaten Malang. Sebuah ruko yang difungsikan sebagai usaha laundry dilalap api, menyebabkan satu orang meninggal dunia dan tiga lainnya mengalami luka bakar.

Peristiwa tersebut terjadi di Jalan Raya Ir. Soekarno, Dusun Sidoayu, Desa Sidorejo, Senin (16/3/2026). Warga sekitar yang melihat kobaran api segera melaporkan kejadian itu ke pihak kepolisian.

Petugas dari Polsek Pagelaran bersama tim gabungan langsung menuju lokasi untuk melakukan penanganan, termasuk proses evakuasi korban dan pengamanan tempat kejadian perkara.

Korban meninggal dunia diketahui bernama Suliadi (48), pemilik usaha laundry. Sementara tiga korban lainnya mengalami luka bakar dan telah mendapatkan perawatan medis di fasilitas kesehatan terdekat.

Kasi Humas Polres Malang AKP Bambang Subinajar menjelaskan, kebakaran diduga kuat dipicu percikan api dari kompor pemanas air yang digunakan untuk setrika uap.

Ia menyebutkan, saat kejadian korban tengah memindahkan bensin dari jerigen ke dalam botol di dalam ruangan. Kondisi tersebut memicu terbentuknya uap bensin yang sangat mudah terbakar.

“Dari hasil penyelidikan awal, percikan api dari kompor menyambar uap bensin saat korban memindahkan bahan bakar. Api kemudian dengan cepat membesar dan tidak terkendali,” ujar AKP Bambang, Selasa (17/3/2026).

Keterangan tersebut diperkuat dengan temuan di lokasi, di mana sumber api berada tidak jauh dari aktivitas pemindahan bahan bakar yang dilakukan korban.

Akibat kejadian itu, satu unit bangunan ruko hangus terbakar. Selain itu, tiga sepeda motor serta peralatan dan pakaian laundry milik pelanggan turut terdampak.

Petugas yang tiba di lokasi langsung melakukan pengamanan area, memasang garis polisi, serta berkoordinasi dengan pemadam kebakaran untuk menjinakkan api agar tidak merambat ke bangunan lain.

“Petugas melakukan pengamanan TKP, evakuasi korban, dan memasang garis polisi untuk kepentingan penyelidikan lebih lanjut,” imbuhnya.

Pihak kepolisian juga telah meminta keterangan sejumlah saksi guna memastikan secara pasti penyebab kebakaran tersebut.

Sementara itu, keluarga korban menerima kejadian ini sebagai musibah dan menolak dilakukan autopsi terhadap jenazah.

Hingga saat ini, proses penyelidikan masih berlangsung untuk memastikan ada tidaknya unsur pidana dalam insiden tersebut.

AKP Bambang juga mengingatkan masyarakat agar lebih berhati-hati dalam menggunakan bahan bakar, terutama di dalam ruangan dan dekat sumber panas.

“Kami mengimbau masyarakat untuk tidak menggunakan atau memindahkan bahan bakar di dekat sumber api, karena sangat berisiko memicu kebakaran,” pungkasnya. (*)

Editor : Rizqi Ardian

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow