Ditinggal ke Rumah Tetangga saat Merebus Air, Rumah Lansia di Tulungagung Hangus Terbakar

Kebakaran yang bersumber dari area dapur tersebut mengakibatkan korban mengalami syok berat hingga harus dilarikan ke fasilitas kesehatan.

10 Jan 2026 - 12:00
Ditinggal ke Rumah Tetangga saat Merebus Air, Rumah Lansia di Tulungagung Hangus Terbakar
Petugas Damkar Tulungagung melakukan pemadaman api di sebuah rumah yang berlokasi di Desa Ngebong, Kecamatan Pakel, Tulungagung. (Beny/SJP)

TULUNGAGUNG, SJP — Kelalaian saat memasak nyaris menghanguskan seluruh bangunan rumah milik Sringah (71), warga Desa Ngebong, Kecamatan Pakel, Kabupaten Tulungagung, pada Sabtu (10/1/2026). 

Kebakaran yang bersumber dari area dapur tersebut mengakibatkan korban mengalami syok berat hingga harus dilarikan ke fasilitas kesehatan.

Peristiwa bermula sekitar pukul 09.30 WIB. Berdasarkan keterangan saksi mata, api pertama kali muncul dari bagian dapur yang masih berdinding anyaman bambu. 

Kepala Seksi Evakuasi dan Penyelamatan Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Kabupaten Tulungagung, Iwan, mengungkapkan bahwa insiden dipicu oleh aktivitas memasak yang ditinggalkan tanpa pengawasan.

"Korban sedang merebus air, namun kemudian meninggalkan rumah untuk berkunjung ke kediaman tetangga. Diduga kuat api berasal dari kompor gas yang lupa dimatikan," ujar Iwan saat dikonfirmasi di lokasi kejadian.

Warga sekitar sempat dikagetkan dengan suara letupan yang berasal dari material bambu yang terbakar. 

Menyadari api telah membesar dan merembet ke bangunan induk, warga segera melakukan upaya pemadaman mandiri sembari menghubungi petugas pemadam kebakaran.

Dinas Damkarmat Tulungagung mengerahkan satu unit mobil pemadam dan satu unit kendaraan penyuplai air untuk menjinakkan si jago merah. 

Meski api sempat menyambar bagian teras dan sebagian bangunan utama, petugas berhasil melokalisasi kebakaran sehingga tidak rata dengan tanah.

"Proses pemadaman berlangsung sekitar 30 menit. Setelah api padam, kami segera melakukan proses pembasahan untuk memastikan tidak ada titik api tersembunyi (smoldering) yang berpotensi memicu kebakaran susulan," tambah Iwan.

Meski tidak ada korban jiwa maupun luka fisik dalam peristiwa ini, Sringah selaku pemilik rumah mengalami trauma atau syok berat melihat kediamannya dilalap api. 

Petugas medis dan warga segera mengevakuasi lansia tersebut ke rumah sakit terdekat untuk mendapatkan perawatan intensif.

Pihak Damkarmat mengimbau masyarakat agar senantiasa waspada dan memastikan kompor maupun sumber api lainnya dalam keadaan padam sebelum meninggalkan hunian. 

Sementara, untuk total kerugian materiil akibat insiden ini masih dalam proses pendataan oleh pihak berwenang. (*) 

Editor: Syaiful Aries

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow