Dewan Daerah Tani Merdeka Indonesia Probolinggo-Situbondo Resmi Dilantik, Fokus Dukung Petani Hadapi Tantangan

Salah satu peran TMI nantinya untuk membantu petani, terutama dalam mengatasi kesulitan akses pupuk subsidi yang sering tidak tepat sasaran khususnya di Kota dan Kabupaten Probolinggo

11 Aug 2025 - 19:17
Dewan Daerah Tani Merdeka Indonesia Probolinggo-Situbondo Resmi Dilantik, Fokus Dukung Petani Hadapi Tantangan
Pelantikan Dewan Daerah Tani Merdeka Indonesia (TMI) untuk Wilayah Kota/Kabupaten Probolinggo 2025-20230 (Rahmad/SJP)

PROBOLINGGO, SJP — Dewan Daerah Tani Merdeka Indonesia (TMI) untuk Wilayah Kota/Kabupaten Probolinggo dan Situbondo periode 2025-2030, resmi dilantik.

Pelantikan ini dipimpin oleh Ketua DPW TMI Jawa Timur, Riki Septiadi, di Ruang Madakaripura Kantor Pemerintah Kabupaten Probolinggo, Senin (11/08/2025).

Muhammad Saiz, Ketua TMI Kota Probolinggo, menegaskan komitmennya untuk mendukung petani menghadapi tantangan modern, seperti perubahan iklim, fluktuasi harga, dan ketersediaan pupuk. 

"Kami berharap semua pihak bersatu membantu petani, terutama dalam mengatasi kesulitan akses pupuk subsidi yang sering tidak tepat sasaran," ujarnya.

Saiz menyoroti masalah administrasi seperti kartu tani dan sistem e-RDKK yang rumit, serta mahalnya harga pupuk non-subsidi. 

"Ini menjadi penghambat produktivitas pertanian dan perlu solusi cepat," tegasnya. 

Untuk itu, TMI akan mengevaluasi metode distribusi pupuk agar petani tidak kekurangan pasokan.  

Sementara itu, Riki Septiadi menekankan peran TMI sebagai pelaksana program pertanian pemerintah. 

"Kami bertugas memastikan kebijakan pertanian Presiden Prabowo Subianto berjalan optimal di tingkat lokal. Tanggung jawab ketua wilayah sangat besar dalam mewujudkan ini," jelasnya.  

Organisasi TMI hadir sebagai jembatan antara kebijakan pusat dan petani di daerah. 

"Kami ingin memastikan sektor pertanian terus berkembang dengan dukungan semua pihak," tambah Riki.  

Dengan pelantikan ini, Dewan Daerah TMI siap berkolaborasi meningkatkan kesejahteraan petani dan memajukan pertanian Indonesia. (*)

Editor : Rizqi Ardian

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow