Dekranasda Siap Pacu Ekonomi Kreatif di Bondowoso

Pelantikan Pengurus Dekranasda Bondowoso 2025–2030 menegaskan komitmen penguatan ekonomi kreatif, pemberdayaan perajin, dan pelestarian budaya lokal. Bupati Hamid dorong inovasi, peningkatan daya saing, serta perluasan pemasaran produk kerajinan untuk mendukung pertumbuhan ekonomi daerah.

24 Nov 2025 - 17:34
Dekranasda Siap Pacu Ekonomi Kreatif di Bondowoso
PengurusDekranasda Kabupaten Bondowoso Periode 2025-2030 (Foto : Rizqi/SJP)

BONDOWOSO, SJP – Komitmen pemerintah daerah dalam memperkuat sektor ekonomi kreatif di Kabupaten Bondowoso terus dilakukan dengan melibatkan berbagai pihak, khususnya Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda).

Dekranasda meruapkan organisasi nirlaba yang bermitra dengan pemerintah daerah untuk membina, melatih, dan mempromosikan produk-produk kerajinan lokal agar dapat berkembang dan berdaya saing. 

Oleh sebab itu, Pemerintah Kabupaten Bondowoso menguatkan fungsi Dekranasda melalui pelantikan pengurus Dekranasda Kabupaten Bondowoso masa bhakti 2025–2030, di Pendopo Raden Bagus Assra, pada Senin (24/11/2025).

“Pelantikan ini menjadi tonggak penting dan motivasi bagi kami untuk terus memajukan kerajinan serta memperkuat gerakan literasi di Bondowoso,” ujar Bupati Bondowoso, Abdul Hamid Wahid.

Menurutnya, pelantikan pengurus baru Dekranasda menjadi momentum penting untuk menegaskan kesiapan Bondowoso dalam mendorong kreativitas masyarakat dan memperkuat fondasi pembangunan khususnya di sektor perekonomian.

Bupati yang karib disapa Ra Hamid ini menilai, Dekranasda berperan strategis dalam memberdayakan para perajin lokal, menjaga kekhasan budaya, hingga membuka peluang ekonomi bagi masyarakat. 

“Kerajinan di Bondowoso bukan sekadar industri, tetapi identitas daerah dan sumber kesejahteraan,” tegasnya.

Kepada pengurus baru Dekranasda, ia menitipkan harapan besar agar mampu menjadi motor penggerak peningkatan kualitas dan daya saing produk lokal. Ia optimistis sinergi yang kuat mampu memperluas pasar dan makin mengenalkan kerajinan Bondowoso ke berbagai daerah.

“Saya berharap Dekranasda mampu menguatkan peran dalam memajukan ekonomi kreatif sekaligus menghadirkan masyarakat Bondowoso yang makin kreatif,” harapnya.

Sementara itu, Plt Kepala Diskoperindag Bondowoso, Nunung Setianingsih, menegaskan, keberadaan Dekranasda kabupaten memiliki peran penting dalam menggali, melestarikan, dan mengembangkan warisan budaya serta meningkatkan daya saing produk kerajinan lokal.

Menurutnya, Dekranasda berfungsi memberikan pembinaan, pelatihan, serta pendampingan kepada para pengrajin agar lebih inovatif dan memiliki semangat kewirausahaan. 

Tujuannya, lanjut Nunung, tidak lepas dari upaya memperkuat ekonomi kreatif, meningkatkan pemasaran produk, hingga mendorong UMKM kerajinan agar mampu bersaing di pasar nasional maupun internasional.

“Dengan dukungan pemerintah daerah dan pengurus baru, Bondowoso diharapkan dapat semakin maju sebagai salah satu pusat kerajinan dan kreativitas di Jawa Timur,” tukas Nunung yang juga menjabat sebagai Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan ini.

Pada Rapat Kerja Nasional Dekranas tahun 2025 yang dilaksanakan pada tanggal 23 September 2025 di Jakarta, tema yang diangkat adalah "Optimalisasi Peran Dekranas dalam Mengembangkan Produk Kerajinan Nasional".

Dekranas atau Dekranasda, kata Nunung, mampu mengembangkan produk, pelestarian budaya dan peningkatan ekonomi kreatif, sehingga akan dapat menciptakan lapangan kerja baru dan pertumbuhan ekonomi yang signifikan.

“Peningkatan skala ekonomi dan pembangunan kelembagaan pelaku UMKM, serta kewirausahaan merupakan langkah penting dalam pemerataan hasil pertumbuhan ekonomi,” pungkasnya. (*)

Editor : Rizqi Ardian

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow