Tiga Jemaah Haji Lansia asal Kabupaten Blitar Wafat di Makkah
Ketiga jemaah yang wafat masing-masing Muhadi (85), warga Desa Pikatan, Kecamatan Wonodadi; Komarudin (85), warga Desa Slemanan, Kecamatan Udanawu; dan Multazamah (66), warga Desa Gaprang, Kecamatan Kanigoro.
BLITAR, SJP — Kabar duka datang dari rombongan jemaah haji asal Kabupaten Blitar yang tengah menunaikan ibadah haji di Makkah, Arab Saudi. Tiga jemaah dilaporkan meninggal dunia saat berada di Tanah Suci.
Ketiga jemaah yang wafat masing-masing Muhadi (85), warga Desa Pikatan, Kecamatan Wonodadi; Komarudin (85), warga Desa Slemanan, Kecamatan Udanawu; dan Multazamah (66), warga Desa Gaprang, Kecamatan Kanigoro.
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Blitar, Purnomo, mengatakan bahwa seluruh jemaah yang meninggal dunia merupakan kelompok lanjut usia (lansia).
"Ketiganya merupakan jemaah lansia. Dua orang wafat pada 30 Mei 2026 dan satu orang lainnya pada 1 Juni 2026," ujar Purnomo, Rabu (3/6/2026).
Menurutnya, ketiga jemaah tersebut tidak menjalani perawatan di rumah sakit sebelum meninggal dunia. Mereka wafat saat berada di hotel tempat menginap setelah menjalankan rangkaian aktivitas ibadah.
Purnomo menjelaskan, kondisi usia yang sudah lanjut menjadi faktor utama. Para jemaah sebelumnya masih mengikuti kegiatan ibadah sebagaimana mestinya, kemudian beristirahat di kamar hotel sebelum akhirnya meninggal dunia.
"Tidak ada yang meninggal di rumah sakit. Mereka berada di hotel, beristirahat setelah beraktivitas, lalu wafat," jelasnya.
Sesuai dengan ketentuan yang berlaku, seluruh jemaah yang meninggal dunia di Arab Saudi dimakamkan di Makkah. Pihak keluarga di tanah air juga telah menerima informasi terkait kabar duka tersebut.
Di tengah kabar tersebut, pelaksanaan ibadah haji jemaah asal Kabupaten Blitar secara umum berjalan lancar. Purnomo menyebut sebagian besar jemaah telah menyelesaikan tawaf ifadah yang menjadi salah satu rangkaian penting dalam penyempurnaan ibadah haji.
"Alhamdulillah, seluruh rombongan saat ini dalam kondisi baik dan sudah melaksanakan tawaf ifadah," katanya.
Tahun ini, Kabupaten Blitar memberangkatkan 915 calon jemaah haji yang terbagi dalam empat kelompok terbang (kloter).
Kloter 106 bergabung dengan jemaah dari Kota Blitar dan Kabupaten Trenggalek, kloter 107 dan 108 diisi penuh oleh jemaah Kabupaten Blitar, sedangkan kloter 10 ror 109 bergabung dengan jemaah dari Kabupaten Kediri.
Para jemaah dijadwalkan kembali ke Indonesia pada akhir Juni 2026. Berdasarkan jadwal yang diterima Kantor Kementerian Agama Kabupaten Blitar, rombongan diperkirakan tiba di Surabaya pada 28 hingga 29 Juni 2026. (*)
Editor: Syaiful Aries
What's Your Reaction?

