Dapur Ludes Terbakar, Lansia di Tulungagung Kehilangan Persiapan Selamatan 40 Hari Wafat Istrinya
Api diduga kuat berasal dari aktivitas pembakaran sampah yang dilakukan korban tepat di sebelah utara bangunan dapur.
TULUNGAGUNG, SJP — Nasib pilu menimpa Lamijo, seorang lansia warga Dusun Karangnongko, Desa Gebang, Kecamatan Pakel, Kabupaten Tulungagung.
Di tengah persiapannya menyambut selamatan 40 hari wafatnya sang istri, dapur rumahnya justru hangus rata dengan tanah akibat amukan si jago merah, Selasa (27/1/2026) siang.
Insiden kebakaran yang menimpa rumah di lingkungan RT 03 RW 04 ini terjadi sekitar pukul 13.00 WIB.
Api diduga kuat berasal dari aktivitas pembakaran sampah yang dilakukan korban tepat di sebelah utara bangunan dapur.
Kapolsek Pakel, AKP Anwari, mengungkapkan kronologi kejadian bermula saat korban menyalakan api untuk membakar sampah, namun kemudian meninggalkan lokasi untuk membereskan barang di dalam rumah.
"Saat korban kembali, api ternyata sudah menjalar ke pagar bambu dan merambat cepat ke area dapur. Akibatnya, bagian dapur sebelah utara beserta seluruh isinya terbakar total," jelas AKP Anwari.
Petugas Pemadam Kebakaran (Damkar) Tulungagung merespons cepat laporan tersebut dengan mengerahkan satu armada pemadam dan dua unit water supply.
Meski api berhasil dipadamkan sepenuhnya pada pukul 14.10 WIB, kerugian materiel ditaksir mencapai Rp15 juta. Bangunan dapur, tumpukan kayu bakar, hingga berbagai peralatan rumah tangga tak terselamatkan.
Namun, kehilangan terbesar bagi Lamijo bukan sekadar materi. Kebakaran ini menghanguskan seluruh persiapan ubo rampe atau perlengkapan untuk acara selamatan 40 hari meninggalnya sang istri yang sedianya digelar pada Sabtu mendatang.
"Musibah ini sangat memprihatinkan karena korban hidup sebatang kara karena anaknya bekerja di luar kota. Beliau sedang mempersiapkan acara untuk almarhum istrinya, namun semua kebutuhan selamatan kini ludes terbakar," tambah AKP Anwari.
Beruntung, tidak ada korban jiwa maupun luka dalam peristiwa berkategori kebakaran skala sedang ini. Korban dilaporkan dalam kondisi selamat meski mengalami guncangan psikis akibat musibah tersebut.
Atas kejadian ini, pihak kepolisian mengimbau keras kepada masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan saat melakukan pembakaran sampah di area permukiman.
Warga diminta memastikan api benar-benar padam sebelum ditinggalkan guna menghindari rambatan api yang dapat memicu kebakaran hebat, terutama di tengah kondisi cuaca yang kering. (*)
Editor: Syaiful Aries
What's Your Reaction?

