Keberangkatan 1.012 CJH Asal Jombang ke Tanah Suci Terkendala Penerbitan Visa
Ada beberapa faktor yang menghambat keberangkatan. Sehingga jadwal keberangkatan agak lama. Di antaranya, faktor penerbitan visa dari Pemerintah Kerajaan Arab Saudi.
JOMBANG, SJP — Sebanyak 1.012 calon jamaah haji (CJH) dari Kabupaten Jombang menuju Tanah Suci Makkah akan dibagi menjadi tiga kelompok terbang (kloter).
Kepastian jumlah jemaah yang akan berangkat ke Tanah Suci, diketahui usai pelaksanaan pelunasan biaya perjalanan ibadah haji (bipih) tahap 1 dan tahap 2.
Kepala Kantor Kemenag Jombang, Muhajir mengatakan, sebanyak 1.012 CJH asal Jombang akan diberangkatkan melalui embarkasi Juanda menjadi tiga kloter. Yakni kloter 18, 19 dan 48.
"Untuk kloter 18 dan 19 akan berangkat pada tanggal 6 Mei 2025. Sementara untuk kloter 48 akan berangkat pada 15 Mei 2025," ungkapnya, Kamis (1/5/2025).
Seluruh jemaah akan didampingi oleh 7 petugas haji dan 2 orang pembimbing Kelompok Bimbingan Ibadah Haji dan Umrah (KBIHU) asal Kabupaten Jombang.
Muhajir menyebut, ada beberapa faktor yang menghambat keberangkatan. Sehingga jadwal keberangkatan agak lama. Di antaranya, faktor penerbitan visa dari Pemerintah Kerajaan Arab Saudi.
Selain itu, terkait proses vaksin miningitis kepada jamaah. Selama 2 minggu atau 14 hari sebelum keberangkatan, diwajibkan dilakukan pemberian vaksin miningitis kepada para CJH.
Lebih lanjut, Muhajir menuturkan, biaya haji tahun 2025 ditetapkan sebesar Rp60.955.751. "Rincian tambahan setoran setelah pembayaran awal hanya Rp33.661.998," tutupnya. (*)
Editor: Ali Wafa
What's Your Reaction?

