Bupati Tuban Khidmat Ikuti Tahlil Akbar Haul ke-516 Sunan Bonang

Bupati Tuban Aditya Halindra Faridzky bersama Wakil Bupati dan Forkopimda mengikuti Tahlil Akbar dalam rangka Haul ke-516 Sunan Bonang di kompleks makam Sunan Bonang

11 Jul 2025 - 07:11
Bupati Tuban Khidmat Ikuti Tahlil Akbar Haul ke-516 Sunan Bonang
Bupati Tuban Aditya Halindra Faridzky didampingi Wakil Bupati Joko Sarwono bersama Forkopimda khidmat mengikuti Tahlil Akbar Haul ke-516 Sunan Bonang di kompleks makam (Foto ; Ist/ Atmo)

TUBAN, SJP – Suasana khidmat menyelimuti kompleks makam Sunan Bonang, Tuban, Jawa Timur, Kamis (10/7/2025). Ribuan peziarah dari berbagai daerah larut dalam lantunan tahlil, yasin, dan dzikir pada peringatan Haul ke-516 Syeikh Maulana Makhdum Ibrahim atau lebih dikenal dengan Sunan Bonang.

Bupati Tuban Aditya Halindra Faridzky bersama Wakil Bupati, jajaran Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), tokoh agama, ulama, hingga pejabat struktural turut hadir dan mengikuti rangkaian tahlil akbar dengan penuh kekhusyukan.

“Tahlil ini bukan hanya bentuk penghormatan, tetapi juga wujud syukur atas dakwah Sunan Bonang yang hingga kini masih dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” ujar Bupati yang akrab disapa Mas Lindra, usai mengikuti acara.

Ia menegaskan, Sunan Bonang adalah sosok ulama besar yang memiliki metode dakwah kultural yang efektif dalam menyebarkan ajaran Islam di tanah Jawa.

“Beliau menyampaikan ajaran Islam dengan pendekatan budaya. Ini membuat dakwah beliau tidak hanya diterima, tetapi juga membumi hingga lintas generasi,” katanya.

Masih menurut Mas Lindra, kehadiran ribuan peziarah dari berbagai daerah menjadi bukti betapa besarnya pengaruh spiritual dan budaya dari Sunan Bonang.

“Makam beliau tidak pernah sepi dari peziarah. Ini menunjukkan kecintaan masyarakat terhadap nilai-nilai ajaran beliau,” ujar Bupati dua periode itu.

Dalam kesempatan tersebut, Mas Lindra juga mengajak masyarakat untuk terus meneladani ajaran Sunan Bonang, terutama dalam hal toleransi dan penghormatan terhadap budaya lokal. Ia menilai, nilai-nilai tersebut masih sangat relevan di tengah kemajuan zaman dan tantangan kehidupan digital.

“Di era digital ini, kita harus bijak. Jangan sampai media sosial menjadi sarana perpecahan akibat hoaks dan fitnah,” tegasnya.

Mas Lindra juga menyampaikan apresiasi kepada panitia penyelenggara yang telah menyiapkan acara dengan baik dan tertib. Ia berharap semangat kebersamaan yang tercermin dalam haul tersebut dapat terus dijaga hingga seluruh rangkaian kegiatan selesai.

“Semoga semangat persatuan ini menjadi bekal kita dalam membangun Tuban yang lebih maju dan harmonis,” tutupnya. (**)

Editor: Rizqi Ardian 

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow