Bidik 11,1 Juta Wisatawan, Wali Kota Batu Andalkan Kolaborasi dan Inovasi Digital
Sebanyak 17 subsektor ekonomi kreatif dengan 288 pelaku usaha lokal telah terintegrasi dalam program wisata, termasuk ratusan UMKM yang disiapkan untuk menyambut lonjakan kunjungan. Kolaborasi lintas sektor dengan pendekatan Pentahelix yang melibatkan akademisi, bisnis, komunitas, dan media terus diperkuat
KOTA BATU, SJP – Pemerintah Kota Batu menargetkan kunjungan wisatawan mencapai 11,1 juta orang pada akhir tahun ini. Target ambisius ini ditegaskan langsung oleh Wali Kota Batu, Nurochman, dengan menyoroti peran strategis pariwisata dalam mendongkrak pendapatan asli daerah (PAD).
Diwawancarai pada Selasa (22/7/2025), ia menilai dengan kontribusi pariwisata sebesar 35 persen terhadap Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) senilai Rp20,254 triliun pada 2024, sektor ini telah menjadi tumpuan utama ekonomi Kota Batu.
Pria yang akrab disapa Cak Nur ini menegaskan, strategi pengembangan pariwisata di masa yang akan datang tidak hanya bergantung pada kekayaan alam, tetapi juga pada penguatan ekonomi kreatif dan pelestarian seni budaya.
“Kami punya 47 destinasi, termasuk 24 desa wisata dan 23 ODTW. Kami dorong sinergi antara alam, budaya, dan ekonomi kreatif. Semua itu dibungkus dalam konsep #KWBSafeTourism dengan slogan Everyday is Holiday,” tegasnya.
Sebanyak 17 subsektor ekonomi kreatif dengan 288 pelaku usaha lokal telah terintegrasi dalam program wisata, termasuk ratusan UMKM yang disiapkan untuk menyambut lonjakan kunjungan. Kolaborasi lintas sektor dengan pendekatan Pentahelix yang melibatkan akademisi, bisnis, komunitas, dan media terus diperkuat.
Inovasi digital juga dipacu, termasuk lewat aplikasi SipBanget yang mendukung promosi destinasi dan transaksi QRIS. Ia menginginkan UMKM dan desa wisata terhubung kedepannya dalay langsung dengan pasar.
Dampak pariwisata terhadap ekonomi lokal pun sudah terlihat. Selama pelaksanaan Porprov IX, tercatat perputaran uang mencapai Rp8,3 miliar hanya dalam waktu 17 hari. Okupansi akomodasi juga tercatat tinggi, mencapai 93 persen, sementara proyeksi belanja wisatawan per hari dipatok sebesar Rp2,1 juta.
“Kami ingin manfaatnya dirasakan luas, terutama oleh masyarakat desa wisata. Lebih dari 450 UMKM dilibatkan dalam ekosistem ini. Kami optimistis target 11,1 juta wisatawan bisa tercapai jika semua elemen bergerak bersama,” imbuhnya.
Kuliah umum itu ditutup dengan pesan inspiratif kepada mahasiswa Unisma. Wali Kota meminta generasi muda untuk menyiapkan diri menghadapi tantangan zaman melalui karya dan profesionalitas.
“Totalitas dan profesionalisme adalah kunci untuk melahirkan karya terbaik, dimanapun kalian berada,” pungkasnya. (*)
Editor : Rizqi Ardian
What's Your Reaction?

