FPMN Gelar Aksi di Dinas Lingkungan Hidup Nganjuk, Soroti Polusi Pabrik Gula dan Penebangan Kayu

Aksi tersebut membawa dua isu utama terkait permasalahan lingkungan di wilayah setempat.

28 Jul 2026 - 18:33
FPMN Gelar Aksi di Dinas Lingkungan Hidup Nganjuk, Soroti Polusi Pabrik Gula dan Penebangan Kayu
Ketua FPMN Nganjuk Suyadi saat berorasi di depan Dinas Lingkungan Hidup didampingi Kasat Intel Polres Nganjuk (baju krem) (foto: Kuswanto/SJP)

NGANJUK, SJP — Forum Peduli Masyarakat Nganjuk (FPMN) menggelar aksi unjuk rasa di kantor Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Nganjuk. Aksi tersebut membawa dua isu utama terkait permasalahan lingkungan di wilayah setempat.

Ketua FPMN, Suyadi menjelaskan bahwa agenda aksi kali ini berfokus pada dua tuntutan mendesak. Pertama, masalah polusi debu dan limbah cair dari Pabrik Gula PG Lestari yang dikeluhkan oleh masyarakat, pedagang pasar, hingga pelaku usaha di sekitar lokasi. Menurutnya, masalah debu pabrik gula ini sudah berlangsung bertahun-tahun dan belum mendapat penyelesaian yang maksimal.

"Pengguna jalan, pedagang pasar, hingga pertokoan merasa resah akibat debu pabrik gula ini. Meskipun pihak dinas menyatakan sudah ada penanganan, di lapangan dampaknya masih sangat dirasakan oleh warga. Selain debu, kualitas air sumur warga di sekitar lokasi juga ikut terdampak," ujar Suyadi, Selasa (28/7/2026).

Menurut Suyadi, Isu kedua yang disoroti FPMN adalah penebangan pohon kayu di sepanjang jalan kawasan Lengkong, mulai dari Balongboro hingga Plosorejo. Suyadi mempertanyakan kebijakan penebangan yang melibatkan pihak swasta, padahal dinas terkait sudah memiliki peralatan dan tenaga kerja sendiri.

"Penebangan ini justru terkesan tebang pilih. Pohon yang masih produktif dan bernilai jual tinggi justru ditebang, sementara pohon yang rapuh atau membahayakan dibiarkan. Kami menduga ada komersialisasi dalam proses ini," tegasnya.

Dalam tuntutannya, Suyadi mendesak Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Nganjuk untuk segera turun ke lapangan dan mengambil tindakan tegas sesuai kewenangannya. Bahkan, Suyadi meminta adanya evaluasi tegas terhadap kepemimpinan Kepala Dinas Lingkungan Hidup jika permasalahan lingkungan di Kabupaten Nganjuk tidak kunjung terselesaikan.

Suyadi mengungkapkan, pihaknya saat ini tengah menunggu hasil notulen resmi dari pertemuan dengan DLH. Menurutnya, notulen tersebut akan menjadi acuan dasar untuk menentukan langkah hukum maupun tindakan selanjutnya.

"Saya minta notulen tertulis dari pertemuan ini. Jika dari hasil notulen tersebut DLH tetap tidak bertindak tegas, maka saya akan langsung melaporkan persoalan ini kepada Bupati Nganjuk sebagai atasan pembina kepala dinas," tegas Suyadi saat ditemui usai aksi.

Ketika ditanya mengenai kemungkinan aksi demonstrasi susulan, Suyadi menegaskan bahwa langkah demonstrasi akan terus dilakukan jika pemerintah daerah dan instansi terkait tidak menunjukkan ketegasan terhadap pihak swasta yang melanggar aturan lingkungan

Sementara, Sekretaris Dinas Lingkungan Hidup (DLH), Sumadi, memberikan tanggapan resmi terkait aksi penyampaian aspirasi oleh kelompok masyarakat peduli lingkungan di kantor DLH pada hari ini.

Aksi tersebut digelar oleh warga untuk menyuarakan keluhan terkait dampak polusi debu yang ditimbulkan dari aktivitas operasional Pabrik Gula (PG) Lestari di Kecamatan Patianrowo.

Sumadi menjelaskan poin notulensi serta aspirasi yang disampaikan oleh FPMN dan tuntutan warga akan segera dilaporkan langsung kepada Kepala DLH untuk dikaji serta ditindaklanjuti secara teknis.

Disinggung terkait Kadis DLH, Sujito yang diduga melarikan diri, Sumadi membantahnya dan menjelaskan jika Kepala DLH menghadiri agenda kegiatan lain yang tidak dapat ditinggalkan. Namun, komitmen penanganan isu debu PG Lestari tetap menjadi prioritas pengawasan DLH.

"Pada siang hari ini, kami menerima aspirasi dari FPMN terkait dampak debu dari kegiatan PG Lestari di Kecamatan Patianrowo. Seluruh poin aspirasi dan hasil notulensi ini akan kami sampaikan langsung kepada Kepala DLH untuk segera ditindaklanjuti secara resmi," pungkasnya. (*)

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow