Pemkot Probolinggo Bidik Hutan Mangrove Jadi Destinasi Wisata
Rencana pengubahan fungsi kawasan tersebut dipimpin langsung oleh Wali Kota Probolinggo, dr. Aminuddin, usai melakukan pemantauan lapangan sambil bersepeda (gowes) sejauh 25 kilometer bersama jajaran pejabat Pemkot Probolinggo.
PROBOLINGGO, SJP — Kawasan hutan mangrove yang membentang dari Pilang hingga Gayam di Kota Probolinggo berpotensi disulap menjadi destinasi wisata olahraga (sport tourism) baru. Jalur pesisir ini diproyeksikan menjadi rute khusus bersepeda, jogging track, sekaligus sarana rekreasi keluarga.
Rencana pengubahan fungsi kawasan tersebut dipimpin langsung oleh Wali Kota Probolinggo, dr. Aminuddin, usai melakukan pemantauan lapangan sambil bersepeda (gowes) sejauh 25 kilometer bersama jajaran pejabat Pemkot Probolinggo.
Tak hanya untuk wisata harian, rute sepanjang hutan bakau yang menembus ke Jalan Anggrek ini juga disiapkan sebagai jalur khusus peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.
"Yang paling penting tadi kita menyusuri sepanjang hutan bakau dari Pilang dan Gayam sampai tembus ke Anggrek. Ini menjadi salah satu alternatif untuk membuat jalur bersepeda maupun jogging track. Nanti akan kita komunikasikan dengan Perhutani agar bisa dipersiapkan dengan baik," ujar Wali Kota Probolinggo, dr. Aminuddin.
Ia menambahkan, persiapan matang sedang dilakukan agar kawasan ini siap digunakan pada momen bersejarah mendatang.
"Mudah-mudahan dengan persiapan yang matang, nanti pada 17 Agustus kita bisa membuat rute napak tilas sekitar 17 kilometer melalui jalur yang tadi kita pantau," imbuhnya.
Aksi gowes yang diikuti sekitar 30 pejabat Pemkot Probolinggo termasuk Sekretaris Daerah, staf ahli, hingga kepala dinas ini dimulai dari Rumah Jabatan Wali Kota di Jalan Panglima Sudirman sekitar pukul 06.00 WIB.
Rombongan melintasi berbagai medan jalan, mulai dari jalan protokol, kawasan pemukiman padat, gang-gang sempit kota, hingga area pesisir. Rute yang ditempuh meliputi Jalan Brantas, Jalan Gus Dur, kawasan SMKN 4, Ketapang, tambak Gang Gayam, hingga menyisir Pantai Permata dan berakhir di Jalan Wahidin.
Meski menempuh jarak jauh dengan medan bervariasi, Wali Kota tampak bugar dan bersemangat saat tiba di garis finis.
"Barusan kita selesai bersepeda pagi menyusuri jalan-jalan, lorong-lorong, gang-gang di Kota Probolinggo. Ternyata tadi kita sudah mengitari hampir separuh wilayah kota, 25 kilometer. Alhamdulillah masih kuat, bahkan kalau ditambah lagi juga masih (sanggup)," ungkap Aminuddin usai kegiatan yang ditutup dengan sarapan bersama tersebut.
Selain memetakan potensi wisata mangrove, Pemkot Probolinggo memanfaatkan kegiatan ini untuk mengecek langsung kondisi infrastruktur jalan, ruang terbuka hijau, dan fasilitas umum di berbagai sudut kota. Hasil tinjauan lapangan ini akan dijadikan bahan evaluasi utama dalam penyusunan program pembangunan dan penataan lingkungan Kota Probolinggo ke depan. (**)
Editor: Syaiful Aries
What's Your Reaction?

