Belum Dievakuasi, Begini Kondisi Mobil HRV yang Tertemper KA Singasari di Blitar
Mobil HRV tertemper KA Singasari di perlintasan KA Dusun Genengan Desa/Kecamatan Sanankulon Kabupaten Blitar. Badan mobil dalam kondisi rusak parah dan belum dievakuasi dari lokasi kejadian.
BLITAR, SJP - Mobil jenis HRV dengan Nopol AG 1895 MG yang tertemper KA Singasari relasi Blitar - Pasarsenen di perlintasan sebidang tanpa palang pintu, di Dusun Genengan Desa/Kecamatan Sanankulon Kabupaten Blitar, belum dievakuasi oleh polisi.
Hingga Selasa (11/3/2025) pagi, mobil masih berada di lokasi kejadian dan dipasang garis polisi. Berdasarkan pantauan di lapangan, nampak masyarakat memadati lokasi kejadian, karena merasa penasaran dengan peristiwa kecelakaan KA Singasari vs Mobil yang terjadi pada Senin (10/3/2025) pukul 16.54 WIB.
Terlihat mobil mewah itu sudah dalam kondisi ringsek parah hampir di semua bagian. Ban bagian depan ada yang copot hingga sebagian bodinya hancur.
"Rencananya proses evakuasi mobil akan dilakukan hari ini, dan di lokasi sudah dipasang garis polisi. Warga diharap tidak terlalu mendekat," kata Kasatlantas Polres Blitar Kota, AKP Andang Wastiyono, Selasa (11/3/2025).
AKP Andang menerangkan, saat kejadian kondisi cuaca sedang hujan, dan mobil melaju dari arah utara ke selatan. Saat mendekati perlintasan KA tanpa palang pintu, mobil ingin memutar balik atau kembali menuju arah utara. Namun, setelah berhasil putar balik, mobil justru kembali melanjutkan perjalanan ke arah selatan.
"Ada saksi bernama Anton yang berteriak mengingatkan sopir kalau ada kereta lewat. Hanya saja, barangkali pengemudi kurang mendengarkan karena kondisinya tertutup," terangnya.
Akibatnya, mobil yang dikemudikan oleh Heriyanto (54) warga Kepanjenkidul Kota Blitar tertemper KA Singasari yang melaju dari arah timur ke barat. Sehingga, terjadi benturan keras yang mengakibatkan mobil terpental sejauh 7-8 meter.
"Untuk sopir mobil sudah dibawa ke rumah sakit karena mengalami luka-luka. Sementara, penumpangnya yang berada di bangku depan sebelah kiri bernama Misnanto (55) warga Sanankulon meninggal dunia di lokasi," ujarnya.
AKP Andang menambahkan faktor utama penyebab kecelakaan lalu lintas KA Singasari vs Mobil HRV ini dikarenakan sopir mobil tidak berkonsentrasi saat berkendara dan tidak melihat situasi saat melintas di perlintasan KA. (*)
Editor : Rizqi Ardian
What's Your Reaction?

