Polisi Sidak Kualitas Pertalite di SPBU Jombang, Ini Hasilnya

Tindakan ini ditindaklanjuti setelah laporan viral di media sosial mengenai kendaraan bermotor yang mendadak rewel usai mengisi bahan bakar Pertalite.

29 Oct 2025 - 22:17
Polisi Sidak Kualitas Pertalite di SPBU Jombang, Ini Hasilnya
Kegiatan Sidak petugas di SPBU Mojongapit Jombang usai ada keluhan pemotor kendaraan rewel pasca isi Pertalite. (Ist/SJP)

JOMBANG, SJP - Unit Tindak Pidana Tertentu (Tipidter) Satreskrim Polres Jombang bersama Dinas Perdagangan bagian Metrologi melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke sejumlah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU).

Tindakan ini ditindaklanjuti setelah laporan viral di media sosial mengenai kendaraan bermotor yang mendadak rewel usai mengisi bahan bakar Pertalite.

Kejadiannya berawal pada Selasa (28/10/2025), di mana sedikitnya sepuluh kendaraan roda dua dilaporkan rewel setelah mengisi Pertalite di salah satu SPBU.

Video amatir yang menunjukkan pengendara mengeluhkan motor mereka tiba-tiba mati mesin sesaat setelah pengisian bahan bakar pun beredar dan membuat resah warga.

Menanggapi laporan tersebut, petugas melakukan sidak ke beberapa SPBU, salah satunya di Jalan Raya Soekarno-Hatta, Desa Mojongapit.

Dalam pemeriksaan, petugas memeriksa tangki penyimpanan dan kualitas Pertalite untuk memastikan kesesuaian dengan standar.

Kanit Tipidter Satreskrim Polres Jombang, Ipda Heru Prastyo, mengimbau masyarakat yang mengalami hal serupa untuk segera melapor. 

"Ketika masyarakat mengeluhkan kendaraannya mogok habis isi Pertalite, bisa datang ke SPBU membawa bukti struk pembayaran. Nanti ada tindak lanjut dari SPBU. Kalau ditemukan adanya kecurangan, akan kami tindak sesuai prosedur yang ada," ujar Ipda Heru, Rabu (29/10/2025).

Dari hasil pemeriksaan sementara, petugas tidak menemukan campuran zat asing dalam sampel BBM yang diperiksa. Kandungan bahan bakar masih dinyatakan dalam ambang batas normal.

Meski demikian, polisi dan dinas terkait memastikan akan terus melakukan sidak secara berkala untuk menjamin kualitas BBM.

Sementara itu, sejumlah pengendara memilih beralih ke Pertamax akibat trauma. Edi Kristono, salah satu warga, mengungkapkan pengalamannya. 

"Isi Pertalite mogok terus, kadang jalan kadang tidak. Kata bengkel, coba ganti Pertamax. Setelah dikuras dan ganti isi Pertamax, baru normal lagi," ujarnya. (*)

Editor: Rizqi Ardian 

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow