Baru Menjabat, Plt Camat Kertosono Dihadapkan Permasalahan Viral Kos-Kosan Mesum

fenomena kos-kosan yang disinyalir menjadi tempat praktik asusila tersebut, menjadi perhatian publik dan memicu keresahan warga.

21 Jun 2025 - 13:06
Baru Menjabat, Plt Camat Kertosono Dihadapkan Permasalahan Viral Kos-Kosan Mesum
Kades Tanjung Rois Kurniawan (kuswanto/SJP)

NGANJUK, SJP – Baru Menjabat, Plt Camat Kertosono Gunawan Wibisono langsung dihadapkan pada sejumlah persoalan krusial, salah satunya terkait viralnya dugaan aktivitas mesum di salah satu kos-kosan wilayah Kecamatan Kertosono yang belakangan ramai di media sosial.

Pasalnya, fenomena kos-kosan yang disinyalir menjadi tempat praktik asusila tersebut, menjadi perhatian publik dan memicu keresahan warga.

Menanggapi hal itu, Plt Camat Kertosono Gunawan Wibisono saat di wawancarai suarajatimpost usai acara pisah sambut menegaskan, pihaknya akan segera berkoordinasi dengan lintas sektor, termasuk Satpol PP, pihak kepolisian, dan kepala desa setempat untuk mengambil langkah konkret.

“Ini jadi atensi kami. Kami tidak akan menutup mata. Segera kami data, koordinasikan dengan pihak terkait untuk dilakukan penertiban dan pengawasan,” ujar Gunawan, Plt Camat Kertosono, Jumat (21/6/2025) malam.

Disinggung prioritas program di Kertosono, Gunawan menyebutkan, dirinya menerima mandat dari pimpinan, yakni bupati, selain masalah kos-kosan, dirinya juga memprioritaskan layanan prima, serta administrasi pelayanan publik di tingkat desa dan kelurahan.

“Permasalahan ini bukan hanya soal citra, tapi soal layanan prima masyarakat. Kami berharap masyarakat juga aktif melapor jika mengetahui adanya aktivitas yang mencurigakan,” tambahnya.

Kades Tanjung Rois Kurniawan mewakili Ketua AKD dalam acara pisah sambut turut menyampaikan harapan agar camat baru dapat bersikap tegas dan responsif terhadap berbagai persoalan yang terjadi di lingkungan Kertosono, salah satunya janji ke masyarakat.

"Kami mewakili AKD Kertosono, Pak Plt Camat harus membuat iklim di Kertosono ini sejuk, kalau janji ya harus ditepati, jangan sampai salah ucap, karena di Kertosono pernah terjadi, hanya gegara ucapan, langsung dipindah," ucap Kades Tanjung. (**)

Editor Rizqi Ardian

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow