Hingga Bulan Desember Perbaikan Jalam Bromo-Semeru, Begini Penjelasan DPUPR Kota Batu

Pelebaran Jalan Brosem merupakan program prioritas Pemerintah Kota Batu tahun ini. Hal ini karena jalur tersebut selama ini menjadi salah satu titik kemacetan utama di pusat kota, terutama menuju Alun-alun Kota Batu.

19 Sep 2023 - 00:45
Hingga Bulan Desember Perbaikan Jalam Bromo-Semeru, Begini Penjelasan DPUPR Kota Batu
Pekerja sedang melakukan pelebaran jalan bromo semeru Selasa (19/09/2023) (Foto : Michel Sima/SJP)

Kota Batu, SJP - Kabid Bina Marga DPUPR Kota Batu, Eko Setiawan, mengatakan Jalan Bromo – Semeru (Brosem) Kota Batu akan mengalami kemacetan hingga akhir tahun, karena DPUPR Kota Batu akan memperluas akses menuju pusat kota.

"Kami ingin memberitahu masyarakat Kota Batu dan para wisatawan bahwa pelebaran Jalan Brosem sedang dilaksanakan. Oleh karena itu, akan ada penyempitan akses dan kemacetan sementara selama proses pelebaran dengan penggunaan alat berat," kata dia saat dikonfirmasi melalui telepon Whatsapp Selasa (19/09/2023).

Dia menjelaskan diperkirakan proyek pelebaran jalan akan selesai pada bulan Desember 2023, sesuai dengan kontrak pengerjaan yang berlangsung selama 120 hari kerja, dimulai pada awal Agustus ini.

"Oleh karena itu, saya memberikan himbauan kepada masyarakat Kota Batu agar menggunakan jalur alternatif yang tersedia. Hal ini juga berlaku untuk warga yang tinggal di sekitar jalur tersebut untuk menghindari terjebak dalam kemacetan," ujarnya.

Eko Setiawan mengungkapkan, pelebaran Jalan Brosem merupakan program prioritas Pemerintah Kota Batu tahun ini. Hal ini karena jalur tersebut selama ini menjadi salah satu titik kemacetan utama di pusat kota, terutama menuju Alun-alun Kota Batu.

"Tujuan dari pelebaran jalan ini adalah untuk mengatasi masalah kemacetan dan meningkatkan kapasitas jalan utama menuju pusat Kota Batu, sehingga mobilitas warga dan wisatawan dapat terlayani dengan baik dan meningkatkan produktivitas masyarakat," jelasnya.

Dalam hal teknis, rencana pelebaran ruas Jalan Brosem akan mengubah lebar jalan dari 6-7 meter yang sudah ada menjadi 10-12 meter dengan panjang sekitar 650 meter.

"Proses pelebaran ini akan melibatkan penutupan saluran irigasi dengan penggunaan box culvert," tandasnya. (*)

Editor : Noordin

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow