Balita 4 Tahun di Sidoarjo Tewas, Diduga Jadi Korban Penganiayaan

Balita perempuan berusia 4 tahun bernama Renata pada Jumat (6/3/2026). Kematian korban diduga berkaitan dengan tindak penganiayaan dan saat ini masih diselidiki polisi.

07 Mar 2026 - 11:00
Balita 4 Tahun di Sidoarjo Tewas, Diduga Jadi Korban Penganiayaan
Warga Desa Seketi, Kecamatan Balongbendo, Kabupaten Sidoarjo, Jawa Timur, digegerkan dengan meninggalnya seorang balita perempuan berusia 4 tahun. (Foto: beritasatu.com)

SIDOARJO, SJP – Warga Desa Seketi, Kecamatan Balongbendo, Kabupaten Sidoarjo, Jawa Timur, digemparkan dengan meninggalnya seorang balita perempuan berusia 4 tahun bernama Renata di rumahnya, Jumat (6/3/2026). Kematian balita tersebut diduga berkaitan dengan tindak penganiayaan.

Informasi yang dihimpun di lokasi menyebutkan, pada awalnya orang tua korban menyampaikan bahwa balita tersebut meninggal dunia setelah terjatuh dari sepeda. Namun penjelasan tersebut justru menimbulkan kecurigaan di kalangan warga sekitar.

Merasa ada hal yang tidak wajar, warga kemudian melaporkan kejadian itu kepada pihak kepolisian. Setelah dilakukan pemeriksaan awal, ditemukan sejumlah tanda pada tubuh korban yang mengarah pada dugaan adanya penganiayaan.

Petugas kepolisian yang datang ke lokasi langsung melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). Selanjutnya, jenazah korban dibawa ke kamar jenazah RS Bhayangkara Pusdik Gakkum Porong untuk menjalani proses autopsi.

Meski dugaan penganiayaan cukup kuat, pihak kepolisian hingga saat ini belum dapat memastikan penyebab pasti kematian korban. Polisi masih menunggu hasil autopsi dari tim forensik RS Bhayangkara.

Kepala Dusun setempat, Heri, mengatakan warga sebelumnya tidak berani mengambil tindakan karena belum mengetahui secara pasti kondisi yang dialami korban.

"Katanya korban meninggal habis jatuh dari sepeda, tetapi pada tubuh korban banyak lebam," kata Heri di lokasi.

Untuk kepentingan penyelidikan lebih lanjut, jenazah korban masih berada di kamar jenazah RS Bhayangkara Pusdik Gakkum Porong.

Kasus kematian balita tersebut kini ditangani oleh Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) serta Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) Polresta Sidoarjo.

Sumber: beritasatu.com

Penulis: Rainila Otek, Mahasiswa Magang Unitri Malang 

Editor: Syaiful Aries

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow