Semeru Erupsi: Awan Panas Meluncur, Zona Merah Diperluas hingga 13 Kilometer

Berdasarkan data seismogram, erupsi tercatat memiliki amplitudo maksimum 12 mm dengan durasi sekitar 4 menit 35 detik.

07 Mar 2026 - 10:00
Semeru Erupsi: Awan Panas Meluncur, Zona Merah Diperluas hingga 13 Kilometer
Insiden Erupsi Gunung Semeru yang terekam kamera CCTV, pada Sabtu (7/3/2026). (KESDM Gunung Semeru)

LUMAJANG, SJP – Erupsi Gunung Semeru yang terjadi pada Sabtu, 7 Maret 2026 pukul 10:20 WIB, menunjukkan karakteristik Awan Panas Guguran (APG).

Jarak luncuran awan panas tersebut belum dapat ditentukan secara pasti karena kondisi puncak gunung yang tertutup kabut.

Berdasarkan data seismogram, erupsi tercatat memiliki amplitudo maksimum 12 mm dengan durasi sekitar 4 menit 35 detik.

Arah luncuran terdeteksi menuju sektor tenggara, tepatnya di sepanjang aliran Besuk Kobokan. Petugas terkait mengonfirmasi bahwa saat ini Gunung Semeru berada pada Status Level III (Siaga).

Status ini menunjukkan adanya peningkatan aktivitas vulkanik yang signifikan pada gunung tertinggi di Pulau Jawa tersebut.

Oleh karena itu, petugas berwenang mengimbau masyarakat untuk segera meninggalkan area di sekitar gunung demi keselamatan diri.

Rekomendasi Zona Aman Erupsi Gunung Semeru Berdasarkan data aktivitas vulkanik, otoritas setempat mengeluarkan rekomendasi zona aman.

Masyarakat dilarang melakukan aktivitas apa pun di sepanjang Besuk Kobokan, sejauh 13 km dari puncak (pusat erupsi). 

Di luar jarak 13 km, masyarakat diminta tidak beraktivitas dalam radius 500 meter dari tepi sungai (sempadan sungai) di sepanjang Besuk Kobokan. 

Hal ini dikarenakan adanya potensi perluasan awan panas dan aliran lahar hingga jarak 17 km dari puncak.

Masyarakat dilarang mendekati area dalam radius 5 km dari kawah Semeru guna menghindari bahaya lontaran batu pijar dan ancaman vulkanik lainnya.

Masyarakat diminta mewaspadai potensi awan panas, guguran lava, dan lahar di sungai-sungai yang berhulu di Gunung Semeru, terutama Besuk Kobokan, Besuk Bang, Besuk Kembar, dan Besuk Sat. 

Awan panas dan aliran lahar dilaporkan dapat mencapai jarak hingga 17 km dari puncak gunung. Selain itu, kawasan sempadan sungai di sepanjang Besuk Kobokan sangat berpotensi terlanda perluasan material awan panas dan aliran lahar.

Masyarakat di sekitar Gunung Semeru diharapkan tetap waspada dan senantiasa memperhatikan peringatan dari pihak berwenang. Pastikan untuk mematuhi instruksi evakuasi serta mengikuti rekomendasi zona aman yang telah ditetapkan demi keselamatan bersama.

Sumber Data: magma.esdm.go.id.

Penulis: Paskalis Arakat Mahasiswa Magang Unitri

Editor: Syaiful Aries

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow