Modus Beli Beras Malam-malam, Penodong di Driyorejo Gresik Malah 'Dijinakkan' Warga

Aksi pencurian itu terbilang nekat dengan mengalungkan pisau ke leher korbannya bak film layar lebar. Namun aksi pencurian itu digagalkan warga sekitar yang melakukan pengepungan.

18 Jan 2026 - 14:28
Modus Beli Beras Malam-malam, Penodong di Driyorejo Gresik Malah 'Dijinakkan' Warga
Pelaku pencurian bersajam di Driyorejo, Kabupaten Gresik diamankan warga. (Iustrasi: AI Gemini)

GRESIK, SJP – Tampaknya Sendhi perlu mengambil kelas akting sebelum memutuskan jadi penjahat. Terobsesi dengan adegan klimaks film laga, pemuda 22 tahun asal Bali ini nekat beraksi di sebuah toko beras di Desa Randegansari, Sabtu (17/1/2026) malam.

Skenarionya dimulai dengan akting butuh beras. Meski toko milik Sahara Heksa (54) sudah mau tutup, Sendhi memaksa masuk dengan alasan mendesak ingin keluar kota. Diduga tersentuh oleh akting "setengah matang" si pelaku, korban pun mengizinkannya masuk.

Namun, begitu pintu terbuka, Sendhi langsung mengeluarkan properti andalannya: sebilah pisau yang langsung dikalungkan ke leher korban. Sebuah adegan yang mungkin ia bayangkan akan terlihat seperti di film-film Hollywood.

Sayangnya, Sendhi lupa satu hal penting. Bagaimana membuat korbannya diam. Begitu korban berteriak, bukannya ada kru film yang datang membawa lampu dan kamera, justru massa yang datang membawa semangat gotong royong untuk meringkus Sendhi.

Alhasil, polisi yang datang akhirnya membawa Sendhi ke sel tahanan. Dia ditahan di Polsek Driyorejo. "Motifnya ekonomi, tapi caranya memang agak terlalu dramatis dengan mengalungkan pisau," ujar Kapolsek Driyorejo, Kompol Musihram.

Kini, Sendhi terancam Pasal 479 KUHP dengan bonus masa inap maksimal 12 tahun penjara. Sebuah akhir cerita yang plotnya sangat mudah ditebak bagi siapa pun yang mencoba melakukan tindak kriminal di tengah pemukiman warga yang kompak. (*)

Editor: Danu 

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow