Kongres Anak Diharapkan Jadi Ruang Anak-anak Kota Kediri Sampaikan Harapan dan Gagasan

Tema tersebut, menurut Wali Kota Kediri Vinanda Prameswati mengingatkan bahwa membangun masa depan bangsa tidak cukup hanya dengan memberikan pendidikan yang baik, tetapi juga memastikan setiap anak tumbuh dalam lingkungan yang aman, sehat, penuh kasih sayang, serta mendapatkan hak-haknya secara utuh.

21 Jul 2026 - 22:05
Kongres Anak Diharapkan Jadi Ruang Anak-anak Kota Kediri Sampaikan Harapan dan Gagasan
Wali Kota Kediri Vinanda Prameswati menyapa salah satu anak-anak dalam kongres anak Kota Kediri ( foto : istimewa)

KOTA KEDIRI, SJP - Hari Anak Nasional tahun 2026 ini mengusung tema "Sayang Anak, Lindungi, dan Bangun Masa Depan". 

Tema tersebut, menurut Wali Kota Kediri Vinanda Prameswati, mengingatkan bahwa membangun masa depan bangsa tidak cukup hanya dengan memberikan pendidikan yang baik, tetapi juga memastikan setiap anak tumbuh dalam lingkungan yang aman, sehat, penuh kasih sayang, serta mendapatkan hak-haknya secara utuh. 

Untuk memastikan hak-hak anak dapat terpenuhi secara utuh, Mbak Wali, sapaan akrab Wali Kota Kediri, mengungkapkan bahwa harus ada feedback berkala dari anak-anak terkait apa saja hak yang telah mereka dapat atau belum. 

Hal itu ditegaskan Mbak Wali dalam Kongres Anak Kota Kediri tahun 2026, Selasa (21/7/2026). Diikuti oleh kurang lebih 120 anak, kongres ini berlangsung di Ruang Joyoboyo Balai Kota Kediri.

Kongres Anak ini sendiri menjadi wadah strategis bagi semua, baik anak, pendamping, guru, bersama Pemkot Kediri untuk membahas bersama isu-isu krusial beserta solusinya. 

"Kongres ini bukan sekadar agenda tahunan atau kegiatan seremonial. Forum ini memberi ruang bagi anak-anak untuk menyampaikan suara, gagasan, dan harapan mereka kepada pemerintah daerah. Karena sesungguhnya, anak bukan hanya penerima manfaat pembangunan. Anak juga merupakan subjek pembangunan yang memiliki hak untuk didengar pendapatnya sebagaimana diamanatkan dalam Konvensi Hak Anak maupun peraturan perundang-undangan di Indonesia," jelas Mbak Wali. 

Mbak Wali mengajak anak-anak untuk berbicara menyampaikan apa yang selama ini menjadi keresahan anak-anak. Apakah tentang perundungan di sekolah, keamanan di ruang publik, penggunaan media sosial, kesehatan mental, ruang bermain, lingkungan belajar, atau persoalan lain yang dirasakan selama tumbuh dan berkembang di Kota Kediri. 

"Jangan takut menyampaikan pendapat. Sampaikan ide-ide terbaik dan rekomendasi yang menurut kalian perlu dilakukan pemerintah agar Kota Kediri benar-benar menjadi kota yang semakin ramah, aman, nyaman, inklusif, dan menyenangkan bagi seluruh anak. Saya percaya, dari forum ini akan lahir banyak gagasan luar biasa yang mungkin selama ini belum terpikirkan oleh orang dewasa," ajaknya.

Wali kota termuda ini berharap Kongres Anak ini tidak berhenti hanya menjadi forum diskusi dan menguap begitu saja. Suara Anak Kota Kediri Tahun 2026 yang dihasilkan hari ini harus benar-benar dipelajari, ditindaklanjuti, dan dijadikan salah satu referensi dalam menyusun, mengevaluasi, dan mewujudkannya berupa program pembangunan daerah. 

Karena memberikan ruang partisipasi kepada anak berarti menghormati hak mereka sebagai warga Kota Kediri. Anak-anak Kota Kediri berhak mendapatkan fasilitas terbaik, ruang tumbuh yang sehat, lingkungan yang aman, serta kesempatan yang sama untuk berkembang sesuai potensi yang dimiliki. (*)

Editor : Rizqi Ardian

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow