Angka Ekspor Kota Batu Triwulan Pertama Masih Rendah, Pemkot Dorong Inovasi Pelaku Usaha

Berdasarkan laporan Pusat Layanan Usaha Terpadu-Koperasi dan Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (PLUT-KUMKM), nilai ekspor Kota Batu sepanjang Januari hingga Maret 2025 hanya mencapai sekitar Rp 160 juta. Angka ini terpaut jauh dari capaian tahun sebelumnya yang mencapai Rp 942 juta pada triwulan pertama.

15 Apr 2025 - 19:46
Angka Ekspor Kota Batu Triwulan Pertama Masih Rendah, Pemkot Dorong Inovasi Pelaku Usaha
Salah satu produk ekspor dari Kota Batu (Dok/Arul/SJP)

KOTA BATU, SJP - Pemerintah Kota Batu tengah mendorong berbagai inovasi guna meningkatkan ekspor produk lokal. Pasalnya, capaian ekspor Kota Batu pada triwulan pertama tahun 2025 tercatat masih rendah dibandingkan periode yang sama tahun lalu.

Wali Kota Batu Nurochman pada Selasa (15/4/2025) menjelaskan, berdasarkan laporan Pusat Layanan Usaha Terpadu-Koperasi dan Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (PLUT-KUMKM), nilai ekspor Kota Batu sepanjang Januari hingga Maret 2025 hanya mencapai sekitar Rp 160 juta. Angka ini terpaut jauh dari capaian tahun sebelumnya yang mencapai Rp 942 juta pada triwulan pertama.

"Untuk itu pentingnya langkah inovatif bagi pelaku usaha agar mampu menembus pasar ekspor. Rendahnya angka ekspor menjadi peringatan akan perlunya kerja sama yang lebih luas dan dukungan pemerintah yang lebih aktif, di mana pemerintah harus hadir melakukan pendampingan kepada pelaku UMKM, khususnya dalam pengarahan agar bisa menembus pasar internasional,” ujarnya.

Lebih lanjut, Nurochman menilai upaya ekspor tidak harus selalu dilakukan langsung dengan skema business to business (B2B). Menurutnya, pelaku usaha lokal bisa lebih dulu menempel pada eksportir besar yang sudah stabil.

Ia juga menyoroti pentingnya pemenuhan standar dan persyaratan ekspor yang cukup kompleks. Oleh karena itu, pihaknya mendorong pelaku UMKM yang telah berpengalaman dalam ekspor agar berbagi pengetahuan dengan pelaku usaha lainnya.

“Kami dorong UMKM yang sudah ekspor untuk menularkan ilmunya, dengan begitu pelaku usaha lain turut mulai belajar mengekspor produk,” tutupnya. (*)

Editor : Rizqi Ardian

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow