Kota Batu Waspadai Lonjakan Kasus Hipertensi, Diabetes dan Overweight
Hasil pemeriksaan sampai pertengahan April 2025, menunjukkan bahwa mayoritas warga menunjukkan gejala hipertensi, diabetes, dan kelebihan berat badan (overweight).
KOTA BATU, SJP - Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Batu mencatat bahwa sejak Januari hingga 11 April 2025, sekira 1.700 warga telah memanfaatkan layanan Cek Kesehatan Gratis (CKG) yang tersedia di seluruh Puskesmas.
Dari hasil pemeriksaan tersebut, mayoritas warga menunjukkan gejala hipertensi, diabetes, dan kelebihan berat badan (overweight).
Kepala Dinas Kesehatan Kota Batu Aditya Prasaja pada Selasa (15/4/2025) mengungkapkan, layanan CKG ini tersedia setiap hari di semua Puskesmas, selama jam layanan dan menemukan banyak warga yang mengalami gejala hipertensi, diabetes, dan overweight.
"Untuk menekan potensi penyakit tersebut, Dinkes Kota Batu mengimbau masyarakat agar lebih sadar akan pentingnya pola hidup sehat. Jadi pentingnya makan makanan bergizi dan berimbang, rutin melakukan aktivitas fisik minimal tiga kali seminggu, serta menjauhi rokok adalah hal yang dapat dilakukan," ujarnya.
Lebih lanjut, apabila ketiga kondisi tersebut memiliki potensi memicu berbagai penyakit kronis yang lebih serius, seperti hipertensi yang tidak ditangani bisa menyebabkan serangan jantung, stroke, hingga gagal ginjal. Sementara itu, diabetes dapat merusak pembuluh darah, saraf, serta meningkatkan risiko kebutaan dan amputasi.
Sedangkan, kelebihan berat badan atau obesitas turut berkontribusi pada meningkatnya risiko penyakit jantung, osteoartritis, hingga gangguan pernapasan. Kombinasi dari ketiganya bisa memperparah kondisi kesehatan dan menurunkan kualitas hidup seseorang secara signifikan.
"Tindakan yang dapat dihindari yakni dengan membatasi konsumsi garam tidak lebih dari satu sendok teh per hari, menjaga pola makan dengan gizi seimbang, menjaga berat badan ideal, serta menghindari alkohol dan rokok. Aktivitas fisik yang cukup, seperti berjalan kaki minimal 30 menit setiap hari selama lima hari dalam seminggu, juga menjadi kunci utama dalam menjaga kesehatan," imbuhnya.
Dengan langkah-langkah tersebut, Aditya berharap masyarakat Kota Batu semakin terhindar dari risiko penyakit tidak menular yang berdampak jangka panjang terhadap kualitas hidup. (*)
Editor : Rizqi Ardian
What's Your Reaction?

