8.674 Pekerja Rentan di Gresik Dicover BPJS Ketenagakerjaan, Iuran Dibayar Pemkab

Pekerja rentan menjadi alasan Pemkab Gresik memberikan jaminan sosial BPJS Ketenagakerjaan gratis. Syaratnya, mereka ber KTP Gresik.

08 Dec 2025 - 21:01
8.674 Pekerja Rentan di Gresik Dicover BPJS Ketenagakerjaan, Iuran Dibayar Pemkab
Foto: Program perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan itu diberikan secara simbolis melalui Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Gresik, BPJS Ketenagakerjaan, dan perwakilan ojek online (ojol), Senin (8/12/2025). (Foto: Anis/SJP)

GRESIK, SJP - Pemerintah Gresik memberikan program perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan terhadap ribuan warganya yang masuk dalam pekerja rentan dari berbagai segmen.

Program perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan itu diberikan secara simbolis melalui Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Gresik, BPJS Ketenagakerjaan, dan perwakilan ojek online (ojol), Senin (8/12/2025).

Kepala Disnaker Kabupaten Gresik, Zainul Arifin, mengatakan ribuan pekerja rentan itu di antaranya para ojol, petani/buruh tembakau, petugas keagamaan, nelayan, angkutan umum, delman, ojek pangkalan, hingga tukang becak. 

Program perlindungan jaminan sosial ini didanai melalui APBD Kabupaten Gresik serta didukung oleh dana bagi hasil cukai hasil tembakau (DBHCHT).

“Pekerja rentan seperti ojek online dan pengemudi transportasi umum memiliki risiko kecelakaan kerja yang tinggi. Pemerintah daerah ingin memastikan mereka tetap mendapatkan perlindungan melalui BPJS Ketenagakerjaan mulai dari penanganan kecelakaan hingga santunan bila terjadi resiko meninggal dunia,” kata Zainul.

Zainul menyampaikan, bahwa seluruh iuran BPJS Ketenagakerjaan peserta program ini ditanggung oleh Pemerintah Kabupaten Gresik. Program tersebut akan terus dievaluasi dan berpeluang bertambah jumlah pesertanya pada tahun 2026.

Pemkab Gresik ingin membuktikan kehadirannya dalam perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan bagi warganya.

“Ini menjadi bukti kehadiran Pemerintah Kabupaten Gresik dalam melindungi para pekerja, khususnya pekerja rentan yang selama ini belum terpikirkan untuk memiliki jaminan sosial secara mandiri,” jelasnya.

Sementara itu, koordinator Ojek Online, Dimas, mengungkap pentingnya BPJS Ketenagakerjaan profesinya yang berisiko kecelakaan tinggi di jalan raya.

Ia menyebut, sudah ada sebanyak 266 orang ojek online yang telah disetujui sebagai peserta program BPJS Ketenagakerjaan yang pembayaran iurannya ditanggung Pemkab Gresik.

“Untuk saat ini yang di setujui ada 266 peserta, tetapi tahun depan harapannya bisa bertambah agar semakin banyak ojek online yang dicover BPJS Ketenagakerjaan,” pungkasnya. (*)

Editor : Rizqi Ardian

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow