220 Unit Becak Listrik Bantuan Presiden di Nganjuk Disalurkan, Polisi Tegaskan Larangan Modifikasi

Penyaluran bantuan ini ditandai dengan konvoi bersama jajaran Forkopimda Nganjuk yang dipimpin langsung oleh Bupati Nganjuk, Marhaen Djumadi, bersama Kapolres Nganjuk pada Jumat (27/2/2026).

27 Feb 2026 - 15:00
220 Unit Becak Listrik Bantuan Presiden di Nganjuk Disalurkan, Polisi Tegaskan Larangan Modifikasi
Ratusan becak listrik melakukan konvoi bersama jajaran Forkopimda Nganjuk yang dipimpin langsung oleh Bupati Nganjuk Marhaen Djumadi bersama Kapolres Nganjuk (Istimewa/SJP)

NGANJUK, SJP– Sebanyak 220 unit becak listrik (Belis) bantuan Presiden RI resmi disalurkan kepada ratusan penarik becak di Kabupaten Nganjuk sebagai upaya transisi ke teknologi ramah lingkungan. Langkah ini diambil guna meningkatkan produktivitas serta kesejahteraan para pengemudi becak di wilayah tersebut.

Penyaluran bantuan ini ditandai dengan konvoi bersama jajaran Forkopimda Nganjuk yang dipimpin langsung oleh Bupati Nganjuk, Marhaen Djumadi, bersama Kapolres Nganjuk pada Jumat (27/2/2026). Dalam kegiatan tersebut, unsur pimpinan daerah turut menguji coba langsung kenyamanan becak listrik berdesain modern dengan ciri khas atap merah tersebut.

Program ini merupakan bagian dari inisiatif pemerintah pusat untuk memodernisasi transportasi tradisional sekaligus mereduksi beban fisik para penarik becak. Melalui dukungan tenaga listrik, pengemudi tidak lagi perlu mengayuh secara manual, sehingga efisiensi waktu dan jarak tempuh dapat meningkat secara signifikan.

Meski disambut dengan antusiasme tinggi, Kapolres Nganjuk, AKBP Suria Miftah Irawan, memberikan catatan krusial terkait operasional armada baru ini. Pihaknya menegaskan bahwa faktor keselamatan di jalan raya merupakan prioritas yang tidak dapat ditawar.

"Kami mengimbau kepada seluruh penerima bantuan agar menjaga unit ini dengan baik. Dilarang keras melakukan modifikasi yang dapat mengubah spesifikasi teknis dan mengganggu faktor keselamatan, baik bagi pengemudi maupun penumpang," tegas Kapolres Nganjuk saat memberikan arahan di lokasi.

Salah satu penerima manfaat asal Tanjunganom, yang akrab disapa Mbah No, menyatakan rasa syukurnya. Menurutnya, keberadaan becak listrik sangat meringankan beban kerja di usia senja.

"Alhamdulillah, sekarang tidak capek mengayuh lagi. Semoga rezeki makin lancar," ungkapnya.

Di sisi lain, Direktur Perencanaan dan Pengembangan Usaha Yayasan Gerakan Solidaritas Nasional (YGSN), Mayjen TNI (Purn) Firman Dahlan, menjelaskan bahwa bantuan ini merupakan bentuk nyata perhatian pemerintah terhadap masyarakat kecil, khususnya pengemudi becak lanjut usia.

"Alhamdulillah di bulan Ramadan ini Bapak Presiden memberikan bantuan berupa becak listrik. Bantuan ini diprioritaskan bagi tukang becak aktif berusia minimal 55 tahun, terutama yang selama ini masih menyewa becak. Dengan becak listrik, diharapkan dapat mengurangi beban fisik sekaligus meningkatkan produktivitas dan kesejahteraan mereka," ujar Firman Dahlan.

Ia menambahkan bahwa spesifikasi teknis becak listrik ini telah dirancang dengan mempertimbangkan aspek keamanan pengguna.

"Secara teknis becak listrik ini memiliki kecepatan maksimal 15 kilometer per jam demi keamanan, serta mampu menempuh jarak hingga 40 kilometer. Program ini juga menjadi bagian dari gerakan nasional untuk mendorong transportasi ramah lingkungan dan berkelanjutan," imbuhnya.

Senada dengan hal tersebut, Bupati Nganjuk, Marhaen Djumadi, menyampaikan apresiasi atas bantuan yang dinilai sangat berdampak positif bagi warganya.

"Alhamdulillah bantuan 220 becak listrik dari Bapak Presiden ini sangat membantu masyarakat kami, khususnya para tukang becak lanjut usia. Bantuan ini diharapkan dapat meringankan beban kerja sekaligus meningkatkan kesejahteraan keluarga mereka," tutur Marhaen.

Rangkaian kegiatan dimulai dengan konvoi dari GOR Bung Karno menuju Pendopo Kabupaten Nganjuk. Agenda dilanjutkan dengan penyerahan simbolis, penandatanganan berita acara serah terima, serta bimbingan teknis (bimtek) penggunaan armada kepada para penerima. Pihak kepolisian memastikan seluruh rangkaian acara berlangsung aman, tertib, dan kondusif.

Melalui bantuan ini, diharapkan kesejahteraan para pengemudi meningkat seiring dengan terciptanya ekosistem transportasi yang aman, tertib, dan ramah lingkungan di Kabupaten Nganjuk, terutama selama momentum Ramadan. (*) 

Editor: Syaiful Aries

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow