200 Pengayuh Becak Lansia di Situbondo Terima Bantuan Becak Listrik, GSN: Jangan Dijual
Ratusan pengayuh becak lansia di Situbondo menerima bantuan becak listrik gratis dari Yayasan Gerakan Solidaritas Nasional (YGSN) guna menunjang aktivitas mencari nafkah dan meningkatkan kesejahteraan ekonomi.
SITUBONDO, SJP – Ratusan pengayuh becak lanjut usia (lansia) berkumpul di Pendopo Pate Alos, Kecamatan Besuki, Kabupaten Situbondo, Senin (26/1/2026), untuk menerima bantuan becak listrik gratis.
Bantuan tersebut disalurkan oleh Yayasan Gerakan Solidaritas Nasional (YGSN) dan diserahkan secara simbolis oleh Wakil Ketua Umum YGSN, Nanik Sudaryanti Deyang.
Dalam sambutannya, Nanik yang juga menjabat sebagai Wakil Ketua Badan Gizi Nasional (BGN) RI, berpesan agar becak listrik tersebut dimanfaatkan sebaik mungkin untuk menunjang aktivitas mencari nafkah, sehingga dapat meningkatkan perekonomian para pengayuh becak lansia.
“Dengan bantuan becak listrik ini, para pengayuh becak diharapkan dapat mencukupi kebutuhan diri sendiri dan keluarga. Becak ini bisa menjadi aset bagi mereka,” ujarnya.
Nanik menjelaskan, program bantuan becak listrik ini merupakan inisiatif Presiden RI Prabowo Subianto sejak sebelum menjabat sebagai presiden.
Program tersebut dilatarbelakangi rasa keprihatinan terhadap kondisi para pengayuh becak yang sebagian besar telah lanjut usia, namun tetap harus bekerja keras demi memenuhi kebutuhan hidup, terlebih di tengah persaingan dengan transportasi daring.
Oleh karena itu, Nanik menegaskan kepada seluruh penerima bantuan agar tidak menjual maupun menggadaikan becak listrik yang telah diberikan secara gratis.
“Saya titip, jangan dijual atau digadaikan. Kalau sampai ada yang menjual, kami tidak akan menambah bantuan becak listrik lagi,” tegasnya.
Pesan serupa juga disampaikan oleh Bupati Situbondo, Yusuf Rio Wahyu Prayogo. Menggunakan bahasa Madura, Bupati yang akrab disapa Mas Rio itu mengingatkan para penerima bantuan agar memanfaatkan becak listrik tersebut untuk bekerja dan meningkatkan kesejahteraan, bukan untuk diperjualbelikan.
“Jangan dijual. Kalau dimanfaatkan dengan baik, bantuan becak listrik di Situbondo akan kami tambah melalui YGSN, karena masih banyak pengayuh becak yang belum kebagian,” ujarnya.
Program bantuan becak listrik ini diharapkan dapat membantu meringankan beban para pengayuh becak lansia, sekaligus menjadi upaya nyata dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat kecil di Kabupaten Situbondo. (*)
Editor : Rizqi Ardian
What's Your Reaction?

