Warga Madura yang Hanyut di Sungai Sampean Bondowoso Ditemukan Tewas
Upaya pencarian korban hanyut di Sungai Sampean Baru berhasil membuahkan hasil. Tim gabungan Polres Bondowoso, TNI, BPBD, Basarnas, PMI, dan relawan mengevakuasi jenazah Adi Yanto (45) ke rumah duka di Desa Gentong.
Bondowoso, SJP – Setelah dua hari pencarian intensif, upaya Tim Gabungan akhirnya membuahkan hasil. Seorang warga asal Madura yang dilaporkan hanyut terbawa arus Sungai Sampean, Desa Gentong, Kecamatan Taman Krocok, ditemukan dalam kondisi meninggal dunia.
Korban, Adi Yanto (45), warga Desa Bungbungan, Kecamatan Bluto, Kabupaten Sumenep, ditemukan tidak bernyawa mengambang di Dam Sampean Baru, Sabtu (24/1/2026) pagi.
Pencarian melibatkan berbagai pihak, termasuk Polres Bondowoso, BPBD Kabupaten Bondowoso, TNI, Basarnas, PMI, serta relawan setempat.
Jenazah korban ditemukan mengambang di area Bendungan Sampean Baru, Kecamatan Tapen, sekira pukul 09.15 WIB. Kapolsek Taman Krocok, IPDA Agus Hariadi, menjelaskan, korban sebelumnya dilaporkan hanyut saat menyeberangi sungai pada Kamis (22/1/2026).
“Pencarian dilakukan secara maksimal dengan melibatkan unsur TNI, BPBD, Basarnas, PMI, relawan, serta masyarakat setempat hingga akhirnya korban berhasil ditemukan,” jelasnya.
Kapolres Bondowoso, AKBP Dr. Aryo Dwi Wibowo, memberikan apresiasi atas kerja keras seluruh tim gabungan.
“Saya mengapresiasi kerja keras seluruh personel Polri, TNI, BPBD, Basarnas, PMI, relawan, dan masyarakat yang telah bersinergi dalam proses pencarian korban. Ini merupakan bentuk kepedulian dan tanggung jawab bersama dalam penanganan musibah kemanusiaan,” ujarnya.
Kapolres juga mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan saat beraktivitas di sekitar sungai, terutama ketika debit air tinggi.
“Kami mengimbau masyarakat untuk tidak mengambil risiko saat menyeberangi sungai dan selalu mengutamakan keselamatan, guna mencegah terjadinya kejadian serupa di kemudian hari,” tegasnya.
Setelah ditemukan, korban dievakuasi oleh tim gabungan menggunakan ambulans PMI dan dibawa ke rumah duka di Desa Gentong. Keluarga menerima musibah ini dan menolak dilakukan autopsi.
Polres Bondowoso menegaskan komitmennya untuk selalu hadir di tengah masyarakat dalam setiap situasi darurat, serta siap bersinergi dengan seluruh unsur terkait demi keselamatan dan kemanusiaan.
Sementara itu, Pelaksana tugas (Plt) Kepala Pelakasana (Kalaksa) BPBD Bondowoso, Kristianto Putro Prasojo, menambahkan, kondisi medan sungai yang cukup deras membuat proses pencarian berlangsung sulit dan menuntut kehati-hatian tinggi.
“Kami mengimbau warga selalu waspada terhadap arus sungai, terutama saat musim hujan seperti sekarang ini,” tambahnya.
Keluarga korban yang menunggu di lokasi pun terlihat tak kuasa menahan duka. Meski sedih, mereka mengapresiasi kerja keras semua pihak yang terlibat dalam pencarian. Hingga berita ini ditulis, kondisi wilayah sekitar Sungai Sampean Baru terpantau aman dan cuaca cerah. (*)
Editor : Rizqi Ardian
What's Your Reaction?

