Viral Video Bernarasi Fee Proyek KDKMP di Kediri, Dandim 0809/Kediri: Itu Hoaks!
Komandan Kodim 0809/Kediri Letkol Inf Dhavid Nur Hadiansyah menegaskan video yang memperlihatkan seorang ASN memberikan komisi puluhan juta kepada seorang pria berpakaian loreng usai mendapatkan proyek Koperasi Desa Merah Putih di Kediri tidak benar.
KEDIRI, SJP - Video yang memperlihatkan seorang ASN memberikan komisi kepada seorang pria berpakaian loreng dengan percapakan seputar proyek Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) di Kediri viral di media sosial. Namun, Komandan Kodim 0809/Kediri Letkol Inf Dhavid Nur Hadiansyah menegaskan isi video itu tidak benar.
Dalam video, seorang wanita terlihat menyerahkan bungkusan yang disebut berisi uang kepada seorang pria di dalam mobil beredar luas di media sosial. Wanita dalam video mengenakan pakaian ala PNS lengkap dengan batch bertuliskan Kediri. Sementara, si pria memakai pakaian serba loreng.
Narasi dalam video tersebut, menyebut adanya komisi kepada pihak tertentu dari si wanita setelah mendapatkan proyek Koperasi Desa Merah Putih di wilayah Kediri.
Letkol Inf Dhavid Nur Hadiansyah menegaskan, isi dalam video itu tidak benar. "Video itu hoaks. Isi dari video tersebut tidak benar. Tidak ada praktek jual beli titik KDKMP (Koperasi desa Kelurahan Merah Putih) di wilayah Kediri Raya," tegasnya, Minggu, (17/05/2026).
Letkol Inf Dhavid Nur Hadiansyah mengungkapkan, pelaksanaan KDKMP di wilayah Kediri sesuai dengan aturan Inpres nomor 9 tahun 2025, di mana pemerintah daerah menyiapkan lahan, Kodim membangun dan anggaran dari Agrinas.
"Tidak ada intervensi dari ASN. Kita bekerja dengan sistem padat karya. Saya selaku Kalagiat Satgas KDKMP, Danramil sebagai Kepala Koordinator Unit dan para babinsa sebagai kepala unit masing-masing," jelasnya.
Letkol Inf Dhavid Nur Hadiansyah berharap, kepada setiap warga masyarakat yang mengunggah video tersebut untuk lebih dulu bertanya atau klarifikasi. Apalagi mencatut nama Kodim Kediri. Ia juga membantah dengan tegas, apa yang dinarasikan dalam video itu.
"Selama saya menjabat sebagai komandan Kodim lima bulan berjalan ini tidak pernah namanya saya berhubungan dengan ibu-ibu ASN, apalagi sampai dinyatakan menerima fee dari program ini, " tegasnya lagi.
Letkol Inf Dhavid Nur Hadiansyah menambahkan KDKMP bukan proyek, melainkan program Presiden untuk semua masyarakat. "Jadi harapan saya apabila ada viral video seperti itu, kami mohon untuk jangan mudah untuk mem-share langsung. Kami juga selalu terbuka," jelasnya.
Dandim Kediri menegaskan juga akan melakukan langkah hukum terkait video tersebut. (*)
Editor: Danu
What's Your Reaction?

