UMKM di Kota Mojokerto Didorong Penuhi Izin dan Sertifikasi Halal

Kelengkapan izin merupakan kunci penting untuk meningkatkan kepercayaan konsumen dan memperluas peluang pasar produk UMKM, terutama di sektor makanan dan minuman.

21 Oct 2025 - 07:59
UMKM di Kota Mojokerto Didorong Penuhi Izin dan Sertifikasi Halal
Sosialisasi UMKM di Kota Mojokerto. (Kominfo for SJP)

KOTA MOJOKERTO, SJP– Pemerintah Kota (Pemkot) Mojokerto memperkuat komitmennya dalam memajukan sektor Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) dengan mendorong para pelaku usaha agar segera melengkapi legalitas usahanya, termasuk izin edar hingga sertifikasi halal. 

Penekanan ini disampaikan oleh Wali Kota Mojokerto, Ika Puspitasari, dalam acara sosialisasi UMKM di Kelurahan Kedundung pada Senin (20/10/2025).

Wali Kota yang karib disapa Ning Ita tersebut menegaskan bahwa kelengkapan izin merupakan kunci penting untuk meningkatkan kepercayaan konsumen dan memperluas peluang pasar produk UMKM, terutama di sektor makanan dan minuman (mamin).

"Pemerintah Kota Mojokerto telah memfasilitasi berbagai kebutuhan pelaku UMKM melalui Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait, termasuk dalam pendampingan perizinan," ujar Ning Ita.

Ia mendorong pelaku usaha untuk melengkapi izin seperti Produksi Industri Rumah Tangga (PIRT), Sertifikasi Halal, Merek, hingga izin dari Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM). 

Menurutnya, legalitas tersebut tidak hanya membuat produk lebih terpercaya tetapi juga melindungi pelaku usaha dari potensi masalah hukum.

"Saya ingin UMKM Kota Mojokerto berjaya, jangan sampai ada lagi UMKM yang mendapat masalah hukum karena tidak lengkap perizinannya. Bagi yang ingin mendapatkan pendampingan, dapat menyampaikannya kepada lurah agar bisa dikomunikasikan dengan dinas terkait," tegasnya.

Dukungan pemkot terhadap UMKM disebutmya telah berlangsung melalui berbagai program strategis sejak periode pertama kepemimpinannya, salah satunya adalah Program 4P yang meliputi pelatihan, pendampingan, pemberian modal, dan pembentukan koperasi.

Selain itu, Ning Ita juga secara pribadi aktif mempromosikan produk UMKM Kota Mojokerto, baik melalui media sosial pribadinya maupun dalam forum-forum nasional, seperti saat membagikan sepatu gratis kepada para wali kota se-Indonesia dalam acara Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (APEKSI).

Pada kesempatan yang sama, Ketua Baznas Kota Mojokerto, Dwi Hariadi, turut menjelaskan akses permodalan melalui program Baznas Microfinance Desa (BMD) yang diharapkan dapat menjadi solusi pembiayaan bagi pelaku UMKM untuk mengembangkan usaha.

Melalui sosialisasi itu, Pemkot Mojokerto berharap para pelaku UMKM termotivasi untuk tumbuh dan naik kelas, sehingga mampu memperkuat perekonomian lokal dan menjadi pilar penting bagi kebangkitan ekonomi Kota Mojokerto. (**) 

Editor : Rizqi Ardian

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow