Tulungagung Pertahankan Predikat Kabupaten Layak Anak Kategori Utama untuk ke-11 Kalinya

Penghargaan tersebut diserahkan langsung oleh Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA), Arifah Choiri Fauzi, kepada Bupati Tulungagung, Gatut Sunu Wibowo, dalam acara Penganugerahan Kabupaten/Kota Layak Anak Tahun 2025 di Auditorium KH. M. Rasjidi, Kementerian Agama RI, Jakarta.

09 Aug 2025 - 16:27
Tulungagung Pertahankan Predikat Kabupaten Layak Anak Kategori Utama untuk ke-11 Kalinya
Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA), Arifah Choiri Fauzi, menyerahkan penghargaan kepada Bupati Tulungagung, Gatut Sunu Wibowo. (Istimewa)

TULUNGAGUNG, SJP - Komitmen Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tulungagung dalam melindungi dan memenuhi hak-hak anak kembali mendapatkan apresiasi dari pemerintah pusat. Tahun 2025 ini, Tulungagung sukses mempertahankan predikat Kabupaten Layak Anak (KLA) kategori Utama untuk yang ke-11 kali secara berturut-turut.

Penghargaan tersebut diserahkan langsung oleh Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA), Arifah Choiri Fauzi, kepada Bupati Tulungagung, Gatut Sunu Wibowo, dalam acara Penganugerahan Kabupaten/Kota Layak Anak Tahun 2025 di Auditorium KH. M. Rasjidi, Kementerian Agama RI, Jakarta Pusat, Jumat (8/8/2025) malam. 

Turut mendampingi, Kepala Dinas Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan, dan Perlindungan Anak (KB dan PPPA) Kabupaten Tulungagung, Kasil Rohmad.

“Alhamdulillah, Tulungagung kembali berhasil mempertahankan predikat KLA kategori utama. Ini adalah buah dari sinergi dan kerja nyata seluruh elemen, pemerintah, masyarakat, dunia usaha, media, dan terutama anak-anak sebagai subjek pembangunan,” ujar Gatut.

Bupati menegaskan, capaian ini bukan hanya sekadar simbol prestasi, tetapi menjadi pemicu semangat untuk terus memperkuat kebijakan pembangunan yang berpihak pada anak. Pemkab, kata dia, berkomitmen membangun sistem KLA secara menyeluruh, integratif, tematik, dan spasial, dengan program yang lahir dari kebutuhan riil masyarakat demi kesejahteraan anak.

Sebagai bentuk dukungan kelembagaan, Tulungagung telah menetapkan Peraturan Daerah tentang Perlindungan Anak, membentuk Kecamatan Layak Anak, hingga mendorong Desa dan Kelurahan Layak Anak.

Seluruh proses perencanaan dan penganggaran pun telah memasukkan isu-isu anak secara berkelanjutan, yang pelaksanaannya dipantau melalui SITEGAS KALANA (Sistem Terpadu Gugus Tugas Kabupaten Tulungagung Layak Anak).

“Anak sebagai generasi penerus yang harus dilindungi dan dipenuhi hak-haknya agar dapat hidup, tumbuh dan berkembang dalam suatu lingkungan yang layak,” tegasnya.

Partisipasi perempuan, anak, dan penyandang disabilitas juga diperkuat melalui Musyawarah Perempuan, Anak, dan Disabilitas (MUSPADI) yang digelar rutin mulai tingkat desa hingga kabupaten.

Tak hanya itu, Pemkab menggencarkan kepemilikan Akta Kelahiran dan Kartu Identitas Anak lewat program inovatif seperti PANDU KELING, PANDU CATIN, dan PANDU CERIA. Disediakan pula perpustakaan digital, taman bacaan di desa, serta pusat informasi anak.

Di sektor pendidikan, Tulungagung mengembangkan PAUD Holistik Integratif, Sekolah Ramah Anak, fasilitas budaya dan rekreasi, Taman Bina Bakat Kreativitas Siswa, hingga Rumah Ibadah Ramah Anak.

“Kami juga ada pelayanan anak berbasis integratif dilakukan melalui Unit Layanan Terpadu Perlindungan Sosial Anak, serta penguatan UPTD Perlindungan Perempuan dan Anak bagi kelompok rentan. Hal ini Kami lakukan untuk memastikan anak-anak Tulungagung tumbuh dalam lingkungan yang sehat, aman, dan penuh kasih sayang,” jelas bupati.

Bupati menyebut, kategori utama adalah satu langkah sebelum predikat tertinggi, paripurna. Dengan capaian indikator di lima klaster KLA yang sebagian besar sudah terpenuhi, mulai dari hak sipil dan kebebasan, keluarga dan pengasuhan alternatif, kesehatan dasar dan kesejahteraan, pendidikan dan pemanfaatan waktu luang, hingga perlindungan khusus, ia optimistis Tulungagung bisa naik peringkat. 

“Tahun depan, dengan semangat kolaboratif, kita optimis Tulungagung mampu naik satu tingkat dan meraih predikat Paripurna,” pungkasnya. (*)

Editor : Rizqi Ardian

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow