Trans Laut Disiapkan sebagai Hadiah Ulang Tahun Provinsi Jatim 2025
Selain rute antar-pulau di sekitar Probolinggo, Dishub Jatim juga sedang memproses layanan komersial kapal cepat dari Banyuwangi ke Bali.
SURABAYA, SJP—Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Timur (Jatim) tengah menyiapkan program Trans Laut, sebuah sistem transportasi laut menggunakan kapal cepat yang akan melayani wilayah kepulauan yang selama ini belum terjangkau layanan reguler.
Program tersebut ditargetkan mulai beroperasi sekitar bulan September hingga Oktober 2025 mendatang. Hal itu diharapkan menjadi hadiah ulang tahun bagi Provinsi Jawa Timur yang jatuh pada 12 Oktober.
Rute layanan Trans Laut Jatim akan menghubungkan Kabupaten Probolinggo ke beberapa pulau di sekitarnya. Seperti Pulau Gili Labak, Gili Ketapang, dan Gili Iyang, menggunakan kapal cepat berkapasitas 300 penumpang.
"Trans Laut Jawa Timur mudah-mudahan tahun ini juga itu menggunakan kapal cepat," ucap Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Jawa Timur, Nyono, Rabu (21/5/2025).
Nyono menjelaskan, layanan itu difokuskan bukan pada sektor wisata, melainkan sebagai pelayanan mobilitas masyarakat kepulauan yang hingga kini belum mendapat akses transportasi yang memadai.
"Bukan, bukan wisata. Pelayanan mobilitas masyarakat kepulauan, tapi yang belum terlayani," ucapnya.
Meskipun bukan bertujuan utama sebagai layanan wisata, Trans Laut Jatim tetap diperkirakan dapat mengangkat sektor pariwisata dan mendorong UMKM lokal.
Wilayah-wilayah tujuan layanan tersebut memiliki potensi wisata yang sangat kuat. Seperti wisata gunung di kawasan Tengger-Semeru, snorkeling, hingga wisata oksigen di Pulau Gili Iyang yang dikenal memiliki kadar oksigen terbaik kedua di dunia.
"Ini seharapan kami akan membangkitkan perekonomian menengah Jawa Timur, membangkitkan pariwisata dan UMKM Jawa Timur," ujar Nyono.
Persiapan infrastruktur seperti dermaga juga disebut sudah dalam tahap siap dan tinggal menunggu peluncuran.
"Dermaga sudah oke semua. Mudah-mudahan tahun ini selesai. Kita jalankan mungkin sekitar bulan-bulan September, Oktober," tambahnya.
Jalur Komersial Banyuwangi–Bali Ikut Disiapkan
Selain rute antarpulau di sekitar Probolinggo, Dishub Jatim juga sedang memproses layanan komersial kapal cepat dari Banyuwangi ke Bali. Layanan itu disebut sebagai bentuk kerja sama lintas provinsi, dan telah mendapatkan dukungan dari gubernur Jawa Timur.
"Surat dari gubernur kepada menteri perhubungan kemarin sudah ditandatangani Ibu Gubernur, untuk memberikan dukungan. Karena ini lintas provinsi," jelas Nyono.
Trans Jatim Darat Juga Dikembangkan
Meski tahun direncanakan akan memiliki layanan laut, Dishub Jatim tetap menjalankan perluasan Bus Trans Jatim. Koridor VI dengan rute Sidoarjo–Mojokerto akan diluncurkan pada 27 Mei 2025, disusul Koridor VII rute Sidoarjo–Gresik–Surabaya pada Oktober mendatang.
Sementara itu, untuk kawasan Malang Raya, direncanakan tiga koridor baru, yang menurut Nyono merupakan bagian dari Koridor VIII Trans Jatim.
"Koridor delapan, ini diperintahkan Ibu Gubernur untuk melayani Malang Raya. Insyaallah yang saya ambil adalah koridor tengah," tukasnya. (*)
Editor: Ali Wafa
What's Your Reaction?

