Tinjau Taman Lalu Lintas di Blitar, Dirlantas Polda Jatim Berkomitmen Tekan Laka
Keberadaan taman lalu lintas dinilai baik untuk menjadi sarana edukasi berkendara dan sebagai upaya mencegah terjadinya kecelakaan lalu lintas.
BLITAR, SJP—Dirlantas Polda Jawa Timur, Kombes Iwan Saktiadi meninjau taman lalu lintas di Kecamatan Gandusari, Kabupaten Blitar. Dia menilai keberadaan taman lalu lintas bisa sebagai sarana edukasi berkendara dan sebagai upaya mereduksi angka kecelakaan lalu lintas.
Kombes Iwan menyampaikan, angka kecelakaan lalu lintas di 38 kabupaten/kota di Jawa Timur cukup tinggi. Sebagian besar kecelakaan melibatkan masyarakat usia produktif. Baik itu korban, maupun pelaku kecelakaan lalu lintas.
Keberadaan taman lalu lintas di Blitar dinilai bisa menjadi sarana edukasi bagi anak-anak hingga remaja. Salah satu tujuannya, agar ketika sudah mendapat surat izin mengemudi (SIM), mereka sudah terampil serta memahami etika dalam berlalu lintas.
"Taman lalu lintas ini mengedukasi calon pelaku lalu lintas. Khususnya anak-anak dan remaja. Ketika mereka sudah memiliki SIM, maka sudah terampil dan memahami etika dalam berlalu lintas," ucapnya, Jumat (23/5/2025).
Dirlantas Polda Jatim saat ini tengah fokus melakukan sosialisasi kepada anak-anak dan remaja tentang keselamatan berlalu lintas. Sasarannya mulai dari siswa SMP dan SMA sederajat, hingga para santri di pondok pesantren (ponpes).
Sosialisasi dilakukan secara langsung dengan menyampaikan materi keselamatan lalu lintas dan melalui sarana edukasi taman lalu lintas. Melalui sarana tersebut, mereka juga bisa praktik secara langsung.
"Wahana yang ada di taman lalu lintas ini patut dicontoh, dan digunakan untuk mengedukasi anak-anak, santri hingga remaja. Saat ini kami juga sedang menjalankan program yang selaras, yaitu polisi lantas goes to ponpes," kata Kombes Iwan.
Pihaknya mengimbau para orang tua agar melarang anak-anak yang masih di bawah umur mengendarai motor di jalan raya. Hal ini wajib menjadi perhatian untuk meningkatkan keselamatan dan mengurangi risiko kecelakaan. (*)
Editor: Ali Wafa
What's Your Reaction?

