Pos Kamling di Blitar Jadi Pendeteksi Dini Potensi Gangguan Kamtibmas
Kapolres Blitar AKBP Arif Fazlurrahman meminta ratusan Bhabinkamtibmas di wilayahnya untuk rutin mengecek aktivitas pos kamling. Keberadaan pos kamling sangat penting untuk deteksi dini potensi gangguan Kamtibmas.
BLITAR, SJP - Sebagai upaya deteksi dini potensi gangguan Kamtibmas, Kapolres Blitar AKBP Arif Fazlurrahman meminta kepada ratusan Bhabinkamtibmas yang ada di wilayahnya untuk rutin mengecek aktivitas pos kamling.
Pasalnya, keberadaan pos kamling sangat vital, yakni bisa mendeteksi dini potensi gangguan Kamtibmas.
Hal ini diungkapkan oleh Kapolres Blitar AKBP Arif Fazlurrahman saat memberikan arahan kepada 156 Bhabinkamtibmas yang ada di wilayahnya, pada Rabu (22/10/2025).
Dia menjelaskan, keberadaan dan keberlangsungan pos kamling menjadi pilar penting dalam menjaga keamanan lingkungan secara partisipatif.
"Pos kamling adalah salah satu bentuk nyata kehadiran masyarakat dalam menjaga keamanan lingkungannya sendiri. Ini bukan hanya tugas polisi. Bhabinkamtibmas harus bisa menjadi penggerak utama agar ronda malam tidak sekadar formalitas," ungkapnya.
Kapolres menyebut, sudah ada beberapa pos ronda yang ada di wilayahnya telah terdata dan dibina. Namun, masih perlu adanya pengawasan serta pembinaan lebih lanjut agar fungsinya berjalan optimal.
Ia meminta kepada para Bhabinkamtibmas untuk rutin mengecek kondisi pos kamling, menggerakkan warga agar kembali terlibat aktif dalam ronda malam, serta memastikan jadwal ronda berjalan dengan tertib.
"Warga yang aktif meronda bisa lebih cepat mengenali orang asing, aktivitas mencurigakan, dan potensi konflik. Ini bisa mencegah gangguan keamanan sebelum terjadi," tegasnya.
AKBP Arif juga meminta kepada para Bhabinkamtibmas untuk melibatkan seluruh elemen dalam pengelolaan pos kamling. Mulai dari kepala desa, tokoh agama, tokoh masyarakat, hingga karang taruna.
Jika pos kamling bisa berjalan baik, maka mencerminkan desa yang tertib dan aman.
"Kami minta libatkan seluruh elemen desa. Buat jadwal ronda yang jelas, lengkap dengan dokumentasi kegiatannya. Ini penting untuk pertanggungjawaban dan monitoring. Selain itu, jaga keberlanjutan dan kualitas pos kamling. Jangan sampai hanya aktif saat ada tamu atau penilaian. Harus berkelanjutan, karena keamanan adalah kebutuhan dasar masyarakat," pesannya. (*)
Editor : Rizqi Ardian
What's Your Reaction?

