Tiga Hari Dikepung Banjir, Sejumlah Warga di Gresik Mulai Dievakuasi

Evakuasi dilakukan kepada warga rentan ke Balaidesa setempat atau tenda yang sudah didirikan oleh Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD). Tidak banyak warga rentan yang enggan untuk dievakuasi lantaran lebih nyaman dirumah.

13 Nov 2025 - 20:02
Tiga Hari Dikepung Banjir, Sejumlah Warga di Gresik Mulai Dievakuasi
Foto: Suasana banjir di Kecamatan Menganti, Gresik. (Foto: Anis/SJP)

GRESIK, SJP — Sejumlah warga mulai dievakuasi setelah tiga hari terdampak banjir imbas luapan Sungai Kalilamong, Kamis (13/11/2025). Evakuasi dilakukan terutama bagi para warga rentan, lanjut usia (lansia), dan disabilitas di lokasi terdampak salah satunya Kecamatan Menganti. 

Camat Menganti Bagus Arif Jauhari, berharap cuaca segera cerah agar aliran Sungai Kalilamong kembali normal. 

"Ada beberapa yang mau dievakuasi, ada beberapa yang tetap bertahan di rumah. Kita berharap ke depan semoga cuaca tetap cerah sehingga air agar segera surut," kata Bagus.

Bagus mengatakan, evakuasi dilakukan kepada warga rentan ke Balaidesa setempat atau tenda yang sudah didirikan oleh Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD).

Ia juga menyebut, tidak banyak warga rentan yang enggan untuk dievakuasi lantaran lebih nyaman dirumah. 

Mereka masih nyaman menempati bagian rumah yang tidak terendam banjir, menginap ke tetangga dengan bangunan lebih tinggi, atau mengungsi ke sanak saudara.

"Tapi memang rata-rata enggak mau dievakuasi, masih tetap bertahan di rumah," jelasnya. 

Pihaknya mencatat, warga yang bersedia untuk dievakuasi sekitar lima orang. Setidaknya ada sebanyak tiga desa yang terdampak banjir luapan sungai Kalilamong di Kecamatan Menganti.

Sejumlah ruas jalan lingkungan dan poros desa Kecamatan Menganti, tergenang banjir sampai setinggi 30 sentimeter. Persawahan tergenang sekitar 140 hektar, serta lebih dari 100 rumah.

Kalau dari jumlah total Kecamatan Menganti dari 22 desa kurang lebih ada 3 desa," pungkasnya. 

Camat Menganti Bagus Arif Jauhari, menyebut sudah menghitung dampak kerugian yang ditimbulkan akibat banjir luapan sungai ini. Ia juga mengungkap sudah melakukan evakuasi terhadap sejumlah warga rentan, lanjut usia (lansia), dan disabilitas. 

"Ada beberapa yang mau dievakuasi, ada beberapa yang tetap bertahan di rumah. Kita berharap ke depan semoga cuaca tetap cerah sehingga air agar segera surut," pungkasnya. (*)

Editor: Rizqi Ardian 

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow